Jumat, 17 April 2026

Reshuffle Kabinet

Siapa Menteri Terancam Diganti? Isu Reshuffel Kabinet Prabowo Kembali Mencuat

Prabowo diisukan akan kembali mengganti sejumlah pos-pos menteri yang dinilai tidak becus menjalankan mandat politik dan program prioritas.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Siapa Menteri Terancam Diganti? Isu Reshuffel Kabinet Prabowo Kembali Mencuat
YouTube Sekretariat Presiden
RESHUFFLE KABINET - Presiden Prabowo Subianto saat melantik sejumlah menteri, kepala lembaga beserta wakil kepala lembaga di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/2/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Isu reshuffle Kabinet Prabowo kembali mencuat di awal 2026.
  • Empat klaster menteri dinilai berpotensi terdampak, mulai dari program populis hingga sektor ekonomi.
  • Presiden Prabowo tercatat telah melakukan empat kali reshuffle sepanjang 2025.

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Isu reshuffel atau perombakan kabinet Presiden Prabowo kembali mencuat.

Prabowo diisukan akan kembali mengganti sejumlah pos-pos menteri yang dinilai tidak becus menjalankan mandat politik dan program prioritas.

Lantas siapakan menteri yang rawan dibuang dari susunan Kabinet Prabowo pada isu reshuffel kali ini.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai perombakan kabinet berpotensi dilakukan pada kementerian yang dinilai belum optimal menjalankan mandat politik dan program prioritas pemerintah.

Baca juga: Reshuffle Kabinet Prabowo Lantik Pejabat Sore Ini Kabarnya Mendiktisaintek Satryo Soemantri Diganti?

Agung memetakan setidaknya empat klaster menteri yang berpotensi terdampak. Yang pertama, menteri yang menangani program-program populis.

Menurutnya, kementerian yang memegang program langsung menyentuh rakyat akan menjadi sorotan utama apabila target kualitas dan realisasi di lapangan tidak terpenuhi.

"Menteri-Menteri yang menangani program-program populis, seperti MBG, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, dan lainnya rentan di reshuffle bila target kualitas program tak terpenuhi," ujar Agung saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).

Kedua, kata Agung, ia memprediksi adanya reshuffle menteri di sektor ekonomi. Agung menilai situasi ekonomi saat ini menuntut penguatan daya beli masyarakat.

"Kementerian di bidang ekonomi. Dalam situasi yang menuntut penguatan daya beli, penciptaan dan perluasan lapangan kerja, serta stabilitas harga bahan pokok, sektor ekonomi menjadi perhatian utama publik dan pemerintah," jelasnya.

Ketiga, lanjut dia, menteri dari kalangan profesional dengan kinerja yang dinilai biasa saja atau tidak maksimal. Agung menyebut reshuffle bisa menjadi instrumen untuk meningkatkan performa kabinet secara keseluruhan.

"Menteri-menteri yang berasal dari profesional dan kinerja biasa atau malah tak maksimal juga beresiko diganti," jelasnya.

Keempat, menteri dari partai politik. Namun, menurut Agung, kemungkinan besar reshuffle terhadap pos ini bersifat terbatas atau berupa reposisi. 

“Menteri-menteri dari partai mungkin terkena reshuffle terbatas alias reposisi dari posisi semula tapi tetap di kabinet," tandasnya.

Presiden Prabowo Subianto tercatat telah melakukan empat kali reshuffle kabinet sepanjang tahun 2025.

1. Reshuffle Pertama — 19 Februari 2025

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved