Senin, 18 Mei 2026

Berita Sulbar

SDK Ingatkan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemprov Sulbar

Gubernur mengimbau kepada seluruh pejabat maupun calon pejabat agar waspada terhadap oknum-oknum yang menjanjikan posisi tertentu

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto SDK Ingatkan Tak Ada Jual Beli Jabatan di Pemprov Sulbar
Tribun-Sulbar.com/Suandi
PELANTIKAN - Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) saat ditemui usai pelantikan pejabat eselon II di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (21/1/2026).Hingga saat ini, ada tiga posisi strategis yang masih lowong dan menunggu pengisian, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), serta Asisten I Bidang Pemerintahan. 
Ringkasan Berita:Inti Peringatan Gubernur Sulbar
1. Seluruh proses mutasi dan penempatan jabatan dilakukan secara transparan dan tidak ada jual beli jabatan dalam bentuk apapun.
2. Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif menyusul banyaknya kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK di berbagai daerah yang dipicu oleh praktik suap jabatan.
3. Waspada Oknum Penipu: Pejabat dan calon pejabat diminta untuk tidak percaya pada oknum yang menjanjikan posisi tertentu dengan imbalan materi atau uang.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, terkait proses mutasi dan penempatan jabatan. 

Menyusul adanya perubahan struktur kelembagaan baru, SDK menegaskan bahwa seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara transparan tanpa ada praktik transaksional.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap maraknya kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di berbagai daerah sejak awal tahun, yang mayoritas dipicu oleh kasus jual beli jabatan di tingkat kepala daerah.

Baca juga: Kuliah di UT Majene Solusi Pendidikan Terjangkau Pendidikan Tinggi Tanpa Uang Pangkal di Sulbar

Baca juga: Seorang Ibu di Polman Ungkap Kronologi Dugaan Asusila Dialami Putrinya yang Baru 9 Tahun

Gubernur mengimbau kepada seluruh pejabat maupun calon pejabat agar waspada terhadap oknum-oknum yang menjanjikan posisi tertentu dengan imbalan materi.

"Saya menghimbau kepada seluruh pejabat dan calon pejabat di Pemprov Sulbar agar tidak tertipu dengan siapapun. Jabatan apapun di Pemprov Sulbar tidak ada yang bisa ditransaksikan atau diperjualbelikan oleh siapapun. Jangan percaya siapa pun yang menjanjikan jabatan," tegas Suhardi Duka, Kamis (22/1/2026).

Mengenai progres pengisian jabatan tinggi pratama di struktur organisasi yang baru, SDK menjelaskan bahwa tahapan untuk eselon tingkat atas sudah rampung. 

Fokus saat ini beralih pada pemenuhan posisi untuk tingkat administrator.

"Tahapan penempatan jabatan untuk eselon 1 sampai eselon 2 sudah selesai. Sekarang ini masuk tahapan eselon 3 yang juga hampir selesai, tinggal menunggu Pertek, setelah itu akan segera kita lantik," tambahnya.

Hal ini diharapkan Suhardi Duka dapat menutup ruang bagi para spekulan dan oknum yang ingin mengambil keuntungan pribadi di tengah penataan birokrasi Sulawesi Barat, sekaligus memastikan bahwa penempatan pejabat didasarkan pada kompetensi, bukan karena uang. 

Sebelumnya, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) resmi melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Sulbar.

Sesuai Mekanisme

 Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan digelar di Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (21/1/2026).

Pada kesempatan itu gubernur, Suhardi Duka memastikan proses pelantikan sudah sesuai mekanisme seleksi persetujuan teknis (Pertek) terbuka yang berlaku.

"Semua jabatan ini melalui proses dari pansel kemudian job fit, kemudian wawancara dan semuanya bersyarat. Saya meyakini bahwa anda akan sukses dengan jabatan yang baru dibantu oleh para istri," ujar Gubernur Suhardi Duka.

Pada kesempatan itu juga Gubernur, Suhardi Duka mengatakan bahwa mutasi, rotasi, dan promosi adalah wajar untuk mengisi jabatan yang kosong, menggantikan yang pensiun, atau sebagai penyegaran kinerja.

Diselamatkan

"Mungkin tadinya pegang jabatan dinas kemudian masuk jadi asisten dan masuk di staf ahli itu biasa, berarti anda di selamatkan daripada kamu pegang yang besar jangan sampai tambah besar. jadi inilah cara kita memanajemen pemerintahan di provinsi Sulawesi Barat," kata SDK.

Sementara itu untuk jabatan eselon III Gubernur, Suhardi Duka mengaku telah mengajukan pertek sebanyak 150 orang tetapi hingga saat ini tak satu pun belum ada yang turun.

"Kita ajukan 150, kalau turun langsung kita lantik 150. Kalau turun 100, 100 kita lantik. Inilah susahnya karena harus melalui pertek-pertek itu, kita gubernur tidak berkewenangan secara langsung," jelas Suhardi Duka.

Berikut nama-nama 14 pejabat pimpinan tinggi pratama yang secara resmi dilantik oleh gubernur Sulbar, Suhardi Duka, pada Rabu, 21 Januari 2026.

1. Drs.H. Herdin Ismail, MM. Kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumberdaya manusia daerah prov Sulbar.

2. Drs. Amujib, MM. Kepala  badan perencanaan, pembangunan riset dan inovasi daerah (Bapperida) Prov Sulbar.

3. drg. H. Asran Masdy, SKG,M.AP. Staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik Prov Sulbar.

4. H.Habibi Asiz, S.STP, MM. Asisten administrasi umum Prov Sulbar.

5. H. Andi Farid Amri, S.sos,.MM, Kepala dinas tenaga kerja daerah Sulawesi Barat Kepala dinas transmigrasi dan tenaga kerja daerah Provinsi Sulbar.

6. Drs. Maddareski Salatin, M.si, Kepala dinas perumahan rakyat, kawasan permukiman, pertanahan dan perhubungan daerah Prov Sulbar.

7. Bau Akram Dai,SE,.M.si, Kepala dinas kepemidaan, olahraga pariwisata dan ekonomi daerah Prov Sulbar.

8. H. Zulkifli Manggazali, SE,.M.si, Kepala dinas lingkungan hidup dan kehutanan daerah Prov Sulbar.

9. Hj. Darmawati, S.Pi,.MM, Kepala dinas sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta pemberdayaan masyarakat dan desa daerah Prov Sulbar.

10. Safariddin, S.sos, MAP, Kepala dinas kelautan dan perikanan (DKP) Prov Sulbar.

11. Dr.Suyuti, S.Pi,MT, M.Sc, Kepala dinas pangan daerah Prov Sulbar.

12. Drs. Aksan, M.M, Kepala satuan polisi pamong praja dan pemadam kebakaran daerah Prov Sulbar.

13. Murdanil, SE, M.A.P, Kepala biro pemerintahan dan kesejahteraan rakyat sekretariat daerah Prov Sulbar.

14. Moh. Ali Chandra, SE, M.si, Kepala badang pengelola keuangan  dan aset daerah Prov Sulbar. (*)

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved