Berita Sulbar
Dukung Indonesia Emas 2045, Gubernur SDK Tekankan Peran Strategis Pengusaha Muda
Keunggulan itu dinilai menjadi modal kuat untuk mengakselerasi transformasi ekonomi Sulbar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Guberur-Sulbar-Suhardi-Duka-sambutan-di-pembukaan-Rakerda-dan-Diklatda-HIPMI-Sulbar.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gubernur SDK buka Rakerda dan Diklatda HIPMI Sulbar dan menekankan peran pengusaha muda menuju Indonesia Emas 2045.
- SDK menilai Gen Z memiliki keunggulan digital dan harus berani mengambil peluang serta bangkit dari kegagalan.
- Ia menegaskan masa depan ekonomi Sulbar bergantung pada pengusaha muda dan Pemprov siap mendukung penuh HIPMI.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa masa depan perekonomian daerah dan arah Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada lahirnya pengusaha muda yang adaptif dan inovatif.
Pesan itu ia sampaikan saat membuka Rakerda dan Diklatda BPD HIPMI Sulbar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Jumat (14/11/2025).
Suhardi Duka menekankan bahwa pengusaha muda, terutama generasi Z, memiliki kemampuan beradaptasi cepat terhadap perkembangan digital.
Baca juga: Suraidah Suhardi Ajak Tokoh Agama Kuasai Literasi Digital dan Kebangsaan
Baca juga: Gubernur SDK Minta Tokoh Agama Jadi Pembimbing Moral Masyarakat
Keunggulan itu dinilai menjadi modal kuat untuk mengakselerasi transformasi ekonomi Sulbar.
“Tentu kita berharap pengusaha-pengusaha muda tumbuh, dan Gen Z mengambil peran dalam perputaran ekonomi di Sulawesi Barat,” ujarnya.
SDK menegaskan esensi dasar seorang pengusaha adalah kemampuan menciptakan produk dan menjualnya.
Kreativitas, menurutnya, menjadi kunci agar produk memiliki nilai kompetitif.
“Esensi dari seorang pengusaha adalah jualan. Kalau tidak ada barang, ya jasa. Yang penting jangan jual diri,” tegasnya.
Ia juga mendorong peserta HIPMI agar berani mengambil peluang serta tidak menyerah saat menghadapi kegagalan.
Menurut SDK, perjalanan menuju sukses selalu diawali dengan jatuh bangun.
“Tidak ada orang yang langsung kaya kecuali anak orang kaya. Gagal satu kali, bangkit lagi. Gagal dua kali, bangkit lagi. Keempat kalinya pasti sukses,” ujarnya.
SDK kemudian menyoroti perubahan besar dunia usaha akibat digitalisasi.
Jika dulu pemasaran memerlukan tenaga ekstra, kini produk bisa dijual dari mana pun.
“Gen Z memahami digitalisasi. Itu membuat mereka semakin mudah menjual produk,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa tanpa pengusaha muda yang kuat, masa depan Sulbar akan tertinggal.
berita sulbar
Sulawesi Barat
Gubernur Sulawesi Barat
Suhardi Duka
HIPMI Sulbar
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia
| Amalia Fitri Aras Sodorkan Ribuan Pokir ke Pemprov Sulbar, Perjuangkan Aspirasi Rakyat |
|
|---|
| Sekda Junda Maulana Sebut WFA Bukan Hari Libur untuk PPPK Sulbar |
|
|---|
| Sejumlah Usulan Majene untuk 2027 Mulai Jalan hingga Alkes Disetujui Amujib: Sesuai Kemampuan Fiskal |
|
|---|
| SDK dan 6 Bupati se-Sulbar Minta Pusat Tunda Aturan Belanja Pegawai 30 Persen dan Tambah TKD |
|
|---|
| Kominfo Sulbar Dorong Forum Anak Daerah Jadi Wadah Edukasi Perlindungan Anak dan Literasi Digital |
|
|---|