Jumat, 22 Mei 2026

Gubernur Sulawesi Barat

Gubernur Sulbar SDK Usulkan Tiga Program Strategis Perikanan ke Menteri KKP

SDK mengusulkan tambahan 10 Kampung Nelayan Merah Putih di Polman, Majene, dan Mamuju untuk mempercepat pengentasan kemiskinan pesisir.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Gubernur Sulbar SDK Usulkan Tiga Program Strategis Perikanan ke Menteri KKP
HUMAS PEMPROV SULBAR
KUNKER - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), audiensi bersama jajaran KKP di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, yang dipimpin Dirjen Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, Kamis (6/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Suhardi Duka mengusulkan tiga program strategis kelautan ke KKP: revitalisasi tambak rakyat, pengadaan kapal tangkap modern, dan tambahan Kampung Nelayan Merah Putih.
  • KKP menyambut positif usulan tersebut dan menegaskan pentingnya legalitas lahan serta kesiapan lokasi.
  • Pemprov Sulbar berkomitmen menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai pilar utama pengentasan kemiskinan pesisir.
 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, JAKARTA – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), mengusulkan tiga program strategis sektor kelautan dan perikanan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk tahun 2026.

Usulan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama jajaran KKP di Gedung Mina Bahari I, Jakarta, yang dipimpin Dirjen Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, Kamis (6/11/2025).

SDK hadir bersama Bupati Majene Ahmad Syukri Tammalele, Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua Komisi I DPRD Sulbar Syamsul Samad, serta sejumlah pejabat Pemprov Sulbar.

Baca juga: Gubernur Sulbar Suhardi Duka: Kunci SDM Unggul dan Berkarakter Ada di Tangan Guru

Dalam pertemuan itu, Gubernur Suhardi Duka memaparkan tiga prioritas utama untuk memperkuat ekonomi maritim Sulbar:

Revitalisasi Tambak Rakyat

Pemprov Sulbar telah memetakan sekitar 200 hektar tambak rakyat untuk direvitalisasi melalui program KKP.

“Revitalisasi ini diharapkan meningkatkan produktivitas tambak rakyat,” kata Suhardi Duka.

Penguatan Armada Perikanan Tangkap

Ia menilai nelayan Sulbar memiliki kemampuan tinggi, tetapi belum didukung peralatan modern.

“Kami mengusulkan 100 unit kapal berkapasitas minimal 30 GT agar nelayan lebih produktif,” ujarnya.

Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih

SDK mengusulkan tambahan 10 Kampung Nelayan Merah Putih di Polman, Majene, dan Mamuju untuk mempercepat pengentasan kemiskinan pesisir.

Selain itu, SDK juga meminta dukungan KKP untuk menjaga Pulau Bala-Balakang sebagai kawasan konservasi laut.

Dirjen Penataan Ruang Laut, Kartika Listriana, mengapresiasi langkah aktif Pemprov Sulbar dalam mendorong program strategis kelautan.

“Catatan dan usulan Bapak Gubernur akan kami tindak lanjuti melalui direktorat teknis terkait,” ujarnya.

Direktur Ikan Air Tawar, Gemi Tri Astutik, menyebut beberapa lokasi tambak rakyat di Sulbar sudah siap direvitalisasi, namun masih menunggu keputusan pimpinan.

Ia menegaskan pentingnya kepemilikan lahan yang jelas sebagai syarat utama pelaksanaan program.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan, Syahril Abdul Rauf, menyampaikan bahwa Sulbar berpeluang besar mendapatkan tambahan program Kampung Nelayan Merah Putih, asalkan lahan sudah berstatus clear and clean minimal satu hektar.

Dari Balai Besar Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, disampaikan bahwa data kemiskinan pesisir akan menjadi dasar perencanaan program berbasis wilayah.

Plt. Dirjen Perikanan Tangkap menambahkan, tren harga udang vaname global mulai membaik.

Ia juga membuka peluang bagi Sulbar untuk mengajukan lebih banyak desa pesisir dalam program nasional.

“Sulbar memiliki 54 desa pesisir. Silakan ajukan, karena kami menyiapkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih secara nasional,” katanya.

Menutup pertemuan, Gubernur Suhardi Duka menegaskan komitmen Pemprov Sulbar memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat pesisir, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam pemerataan pembangunan maritim Indonesia.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved