Mamuju Tengah
Perbaikan Pipa Bocor, Jalur Dua Benteng Tobadak Mateng Digali
Terlihat, sebagai tanda peringatan, satu papan pemberitahuan dipasang sekitar 50 meter sebelum lokasi.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/tg5rt5t5t.jpg)
Ringkasan Berita:
- Jalan poros Tobadak di jalur dua Benteng, Mamuju Tengah, dialihkan menjadi satu arah akibat perbaikan kebocoran pipa air bersih. Badan jalan digali sehingga kendaraan harus berbagi jalur.
- Perbaikan teknis pipa telah selesai, namun jalan belum bisa dilintasi karena menunggu proses pengecoran. Material cor masih dalam tahap pengumpulan.
- Pengendara diimbau berhati-hati dan mematuhi rambu sementara yang dipasang di lokasi hingga perbaikan dan pengecoran rampung.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Jalan poros Tobadak tepatnya di jalur dua Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dialihkan menjadi satu arah akibat perbaikan kebocoran pipa air bersih.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi Senin (2/3/2026), proses perbaikan menyebabkan badan jalan digali.
Sehingga kendaraan tidak bisa melintas seperti biasa.
Baca juga: Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Islam Sulselbar Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace
Baca juga: Warga Mateng Tak Perlu Khawatir, Stok Beras, Cabai, hingga Ayam Potong Dijamin Cukup Sampai Lebaran
Pengendara terpaksa harus berbagi jalur saat melintas di lokasi perbaikan.
"Sudah ada sekitar 3 hari, Pak," ucap Rizki, seorang pengendara menjelaskan pengalihan jalan.
Terlihat, sebagai tanda peringatan, satu papan pemberitahuan dipasang sekitar 50 meter sebelum lokasi.
Pada spanduk berwarna kuning tersebut tertulis "Hati-hati, ada pekerjaan galian pipa air bersih".
Selain itu, di lokasi juga terlihat dipasang ranting pohon untuk mengingatkan agar pengendara tidak melintas selama proses perbaikan berlangsung.
Kepala UPTD Air Bersih Mamuju Tengah, Amiruddin, menyampaikan bahwa perbaikan pipa secara teknis telah selesai dilakukan.
Namun, jalan belum dapat dilintasi kendaraan karena proses pengecoran belum dilaksanakan.
"Harus dicor kuat, itu dikhawatirkan kalau tidak kuat pipa patah lagi karena muatan berat. Sementara kami kumpulkan dulu material cor, kalau sudah ada kami lanjut sebentar malam," jelas Amiruddin.
Dengan kondisi tersebut, pengendara yang melintas di jalur dua Benteng diimbau untuk berhati-hati dan mematuhi rambu sementara yang telah dipasang.
Menunggu, hingga proses perbaikan dan pengecoran jalan benar-benar rampung. (*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar, Sandi Anugrah
| 42 Pengurus DWP Mamuju Tengah Dikukuhkan, Siap Bersinergi Dukung Program Pemerintah |
|
|---|
| Wakil Bupati Askary Sebut Dharma Wanita Persatuan Harus Berkolaborasi Siapkan Generasi Emas 2045 |
|
|---|
| Daftar Tarif Kurir di Mamuju Tengah di Tengah Isu Pembatasan BBM, Mulai Rp5 Ribu hingga Rp300 Ribu |
|
|---|
| Turnamen Tembak-tembakan Berhadiah Jutaan Rupiah di Topoyo, Ada Kelas Anak-anak |
|
|---|
| Pelaku UMKM Tetap Gunakan Jasa Kurir Meski Ada Pembatasan BBM dan Kenaikan Harga Plastik |
|
|---|