Kamis, 14 Mei 2026

Kampung Nelayan Merah Putih

Progres Kampung Nelayan Merah Putih Mamuju Tengah Capai 80 Persen, Rampung Januari 2026

Saat ini, sejumlah item pekerjaan utama telah rampung, termasuk struktur bangunan, arsitektur, jalan, trotoar, dan dinding penahan tanggul.

Tayang:
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Progres Kampung Nelayan Merah Putih Mamuju Tengah Capai 80 Persen, Rampung Januari 2026
Tribun-Sulbar.com/Sandi
KAMPUNG NELAYAN - Pembangunan gapura gerbang kampung nelayan di Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (26/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Babana, Mamuju Tengah, telah mencapai progres 80 persen dan ditargetkan rampung Januari 2026.
  • Keterlambatan penyelesaian disebabkan cuaca buruk, meski sebagian besar pekerjaan utama telah selesai.
  • Kawasan ini diharapkan menjadi pusat ekonomi perikanan dan dikelola Koperasi Desa Merah Putih dengan fasilitas pendukung lengkap.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, telah mencapai progres fisik sekitar 80 persen. 

Program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dengan anggaran sekitar Rp21 miliar ini sebelumnya ditargetkan tuntas pada akhir 2025, namun mengalami penyesuaian waktu penyelesaian.

Kontraktor Lapangan Pembangunan Kampung Nelayan, Shendy Pratama, mengungkapkan, faktor cuaca buruk kerap melanda wilayah tersebut menjadi penyebab utama keterlambatan. 

Baca juga: Permintaan Melonjak, Harga Ayam Potong di Mamuju Tengah Naik Jelang Nataru

Meski rencana awal menargetkan penyelesaian 100 persen pada 31 Desember 2025, pihaknya telah diberikan kesempatan menyelesaikan sisa pekerjaan hingga Januari 2026.

"Alhamdulillah kendalanya hanya persoalan cuaca dan beberapa faktor kecil lainnya. Sisanya nanti 20 persen akan dirampungkan di bulan Januari 2026," jelas Shendy kepada awak media, Jumat (26/12/2025).

Saat ini, sejumlah item pekerjaan utama telah rampung, termasuk struktur bangunan, arsitektur, jalan, trotoar, dan dinding penahan tanggul.

I Made Kardiana, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mamuju Tengah, menegaskan bahwa Desa Babana merupakan satu-satunya lokasi pembangunan kampung nelayan di Mamuju Tengah tahun 2025. 

Kehadiran kampung nelayan ini diharapkan dapat membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di bidang perikanan, baik tangkap maupun umum.

"Keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih ini nantinya diharapkan dapat membentuk kawasan ekonomi khusus (KEK) di bidang perikanan," ujar Made.

Pengelolaan kawasan ini rencananya akan diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih, sehingga dapat melibatkan masyarakat secara langsung. 

Fasilitas pendukung akan dilengkapi meliputi pabrik es balok, sentra kuliner, tempat pengolahan ikan (TPI), bengkel, serta bantuan kapal dan alat tangkap bagi nelayan.

Dengan fasilitas terpadu tersebut, program ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi baru dapat meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat setempat, khususnya para nelayan di Desa Babana dan sekitarnya.

Pembangunan fisik ditargetkan selesai seluruhnya pada Januari 2026, sebelum kemudian dioperasikan secara optimal untuk mendukung perekonomian pesisir yang berkelanjutan. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah 

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved