Banjir Mamasa
Banjir Terjang Mamasa, Sungai Hahangan Meluap Rendam Rumah Warga
Warga tampak berupaya menahan laju air, namun derasnya arus disertai kayu-kayu hanyut membuat upaya tersebut tidak berhasil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/BANJIR-MAMASA.jpg)
Ringkasan Berita:
- Banjir melanda Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Mamasa, Sulawesi Barat, pada Kamis (14/5/2026) sore akibat Sungai Hahangan meluap setelah hujan deras.
- Sejumlah rumah warga terendam, bahkan satu rumah milik warga bernama Darman mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir dan lumpur.
- Warga terdampak mengungsi sementara ke rumah kerabat, sementara pendataan kerugian masih dilakukan dan warga diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA – Banjir melanda Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (14/5/2026) sore, setelah Sungai Hahangan meluap akibat hujan deras dengan intensitas tinggi.
Air sungai yang keruh bercampur lumpur dan material kayu dari wilayah hulu menerjang pemukiman warga dan merendam sejumlah rumah.
Dari video yang diterima Tribun-Sulbar.com, terlihat derasnya arus air berwarna cokelat masuk ke area permukiman.
Warga tampak berupaya menahan laju air, namun derasnya arus disertai kayu-kayu hanyut membuat upaya tersebut tidak berhasil.
Baca juga: Cara Warga Dusun Lely Pasangkayu Cari Air Bersih di Tengah Kekeringan Musim El Nino
Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Besok Jumat, Sejumlah Wilayah Diguyur Hujan Disertai Petir
Warga di lokasi juga terlihat panik saat air terus meluas ke rumah-rumah penduduk.
Akibat kejadian ini, sejumlah rumah warga terdampak banjir, bahkan satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Dampak terparah dialami oleh Darman, warga Dusun Kanang, Desa Hahangan.
Rumah miliknya rusak parah setelah dihantam banjir dan tertimbun lumpur.
Salah satu saksi mata, Warda, mengatakan kondisi rumah tersebut sudah tidak bisa lagi ditempati.
“Rusak parah sekali. Barang-barangnya tidak ada yang bisa diselamatkan,” ujarnya.
Saat ini, Darman dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu kondisi kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa.
Namun, pendataan kerugian masih terkendala karena sebagian wilayah masih tergenang lumpur dan akses terbatas.
Warga di sekitar bantaran Sungai Hahangan diimbau tetap waspada, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di wilayah pegunungan Mamasa dalam beberapa hari ke depan.(*)
| Warga Bangun Jembatan Darurat di Dusun Miarang Mamasa Usai Diterjang Banjir dan Longsor |
|
|---|
| Welem Sambolangi, Tinjau Korban Bencana Banjir di Nosu Mamasa |
|
|---|
| Petani Nosu Mamasa Merugi, Puluhan Hekatare Sawah Terendam Banjir |
|
|---|
| Banjir Terjang Nosu, 2 Kerbau Warga Tewas Terbawah Arus |
|
|---|
| 39 KK dan Puluhan Hektar Sawah Terdampak Banjir di Mamasa |
|
|---|