Senin, 20 April 2026

Khazanah Islam

Ini Bacaan Doa Buka Puasa Sunnah Kamis Ala Rasulullah, Amalan Mustajab Penghapus Dosa

Doa Buka Puasa Sunnah Kamis (Pilih Salah Satu yang Diajarkan Rasulullah SAW)Terdapat dua riwayat doa berbuka puasa

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Ini Bacaan Doa Buka Puasa Sunnah Kamis  Ala Rasulullah, Amalan Mustajab Penghapus Dosa
istemewa
ILUSTRASI - Doa buka puasa 2025 (Tribunwes) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Hari Kamis menjadi salah satu hari istimewa dalam kalender Islam. 

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, umat Muslim yang menjalankan puasa sunnah di hari ini akan disambut dengan pahala berlimpah saat matahari terbenam.

Waktu Magrib bukan hanya sekadar momen membatalkan puasa, tetapi juga waktu emas (mustajab) untuk memanjatkan doa. Rasulullah SAW mengajarkan lafaz doa yang sederhana namun mengandung makna mendalam saat berbuka puasa.

Lantas, bagaimana lafaz doa buka puasa sunnah hari Kamis, dan apa saja keutamaan besar yang menanti bagi yang mengamalkannya?

Baca juga: Pencuri Buah Sawit di Pasangkayu Ditangkap Polisi, Tapi Belum Ditahan

Baca juga: Doa Penjagaan Sepanjang Hari, Amalkan dan Lafalkan Mulai Terbitnya Fajar hingga Terbenam Matahari

Doa Buka Puasa Sunnah Kamis (Pilih Salah Satu yang Diajarkan Rasulullah SAW)Terdapat dua riwayat doa berbuka puasa yang shahih dan bisa Anda amalkan:

1. Doa Versi Umum (Memuji Allah atas Rezeki-Nya)

Doa ini adalah yang paling sering diamalkan umat Islam secara umum:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْن

Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Maha Pengasih."

2. Doa Versi Sunnah Rasulullah (Hadits Ibnu Umar RA)

Doa ini lebih fokus pada harapan agar pahala puasa telah ditetapkan saat 

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ، إِنْ شَاءَ اللَّهُ

 Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah.

Artinya: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah, dan pahala telah ditetapkan, Insya Allah."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved