Jumat, 24 April 2026

Kesehatan

Sering Dikira Flu Biasa, Waspadai Gejala Campak yang Bisa Serang Orang Dewasa

Orang yang belum pernah terinfeksi campak sebelumnya juga memiliki risiko lebih besar tertular virus ini.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Sering Dikira Flu Biasa, Waspadai Gejala Campak yang Bisa Serang Orang Dewasa
Istimewa/Chat GPT
GEJALA CAMPAK- Foto diunggah dari AI 


TRIBUN-SULBAR.COM- Penyakit campak diketahui hanya dapat menyerang anak-anak.

Namun faktanya, penyakit atau inveksi virus ini sebenaranya dapat terjadi pada orang dewasa.

Menurut dokter spesialis anak konsultan infeksi dan penyakit tropis di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, dr. I Wayan Gustawan, menjelaskan bahwa virus campak dapat menginfeksi siapa saja tanpa memandang usia.

Menurut dia, kasus campak memang lebih banyak ditemukan pada anak-anak. 

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Sulbar 16 Maret 2026, Hujan Lebat dan Angin Kencang Siang Ini

Baca juga: WFA Mulai Diberlakukan, Kantor Pelayanan Adminduk di Polman Tetap Buka

Meski begitu, orang dewasa tetap memiliki kemungkinan tertular, terutama jika daya tahan tubuhnya lemah atau belum pernah terpapar virus tersebut sebelumnya.

“Secara umum semua orang bisa terkena, baik orang dewasa, orang tua maupun anak-anak. Namun dari sisi frekuensi, sebagian besar memang terjadi pada anak-anak,” kata dr. Wayan Gustawan dalam talkshow kesehatan virtual yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Minggu (15/3/2026).

Ia menambahkan, kelompok dengan sistem kekebalan tubuh rendah perlu lebih waspada terhadap penularan campak. 

Termasuk di antaranya penderita penyakit tertentu, individu dengan gangguan sistem imun, maupun lansia yang daya tahan tubuhnya menurun.

Orang yang belum pernah terinfeksi campak sebelumnya juga memiliki risiko lebih besar tertular virus ini.

Pada fase awal, gejala campak sering kali sulit dikenali karena menyerupai penyakit flu. Penderita biasanya mengalami demam yang disertai batuk dan pilek.

Selain itu, mata juga dapat terlihat merah seperti mengalami iritasi atau peradangan. 

Kondisi ini kerap membuat penderita menganggap gejala tersebut sebagai flu biasa.

“Gejala awal biasanya demam, lalu disertai batuk, pilek, dan mata tampak merah seperti sakit mata,” ujar dr. Wayan.

Beberapa hari setelah demam muncul, biasanya akan terlihat tanda khas campak berupa ruam atau bintik-bintik merah pada kulit.

Ruam tersebut umumnya pertama kali muncul di bagian wajah sebelum kemudian menyebar ke seluruh tubuh. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved