Harga Emas Antam
Fantastis, Sepekan Harga Emas Batangan Antam Naik Rp 107 Ribu Per Gram
Tak hanya harga beli, harga buyback atau harga yang didapatkan pemilik emas saat menjual ikut melonjak sepekan terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Seorang-pegawai-memperlihatkan-dua-batang-emas-antam.jpg)
Harga emas mungkin naik-turun dalam jangka pendek, tapi dalam jangka panjang umumnya terus meningkat.
Karena itu, emas cocok untuk investasi jangka menengah dan panjang.
2. Lindung Nilai dari Inflasi
Saat harga barang-barang naik (inflasi), nilai uang bisa turun.
Namun, emas biasanya tetap bernilai tinggi, sehingga bisa melindungi daya beli Anda.
3. Mudah Dibeli dan Dijual
Emas bisa dibeli di toko perhiasan, butik logam mulia, hingga aplikasi digital seperti Pegadaian Digital, Tokopedia Emas, atau Lakuemas.
Saat butuh dana, emas juga mudah dijual kembali dengan proses cepat.
4. Tidak Tergantung pada Kondisi Ekonomi
Ketika pasar saham atau properti sedang lesu, harga emas sering justru naik karena banyak orang mencari aset aman.
5. Bisa Dimulai dari Nominal Kecil
Saat ini, Anda bisa berinvestasi emas mulai dari pecahan kecil, bahkan 0,1 gram, lewat platform online.
Jadi, siapa pun bisa mulai tanpa harus menunggu punya banyak uang terlebih dahulu.
6. Risiko Relatif Rendah
Dibandingkan investasi lain seperti saham atau kripto, fluktuasi harga emas akan lebih tenang.