Berita Mamasa
RSUD Kondosapata Mamasa Launching Pelayanan Empat Dokter Spesialis
Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehaan di wilayah Mamasa.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Launching-pelayanan-empat-dokter-spesialis-di-RSUD-Kondosapata-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA – RSUD Kondosapata Kabupaten Mamasa resmi meluncurkan layanan kesehatan dengan kehadiran empat dokter spesialis baru.
Keempat dokter tersebut meliputi spesialis anak, spesialis kebidanan dan kandungan (obgyn), spesialis penyakit dalam, dan spesialis bedah.
Kehadiran mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehaan di wilayah Mamasa.
Baca juga: Unhas Akan Kirim 4 Dokter Spesialis ke RSUD Kondosapata Mamasa
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyatakan bahwa dengan hadirnya para dokter spesialis tersebut, pelayanan di RSUD Kondosapata kini siap melayani seluruh lapisan masyarakat.
"Mulai hari ini, RSUD Kondosapata siap melayani masyarakat Kabupaten Mamasa. Tidak ada alasan administrasi yang boleh menghambat pelayanan," tegasnya, Rabu (13/8/2025).
Politisi Partai Golkar itu menegaskan, pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama tanpa diskriminasi terhadap pasien.
"Saya tidak ingin ada masyarakat yang tidak dilayani hanya karena persoalan administrasi," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kondosapata, Ester Tiga, mengungkapkan, kehadiran dokter spesialis ini sangat penting dalam mengurangi angka rujukan pasien ke rumah sakit lain.
"Selama ini banyak pasien harus dirujuk karena keterbatasan tenaga spesialis. Sekarang kami akan upayakan pelayanan maksimal selama masih dalam kapasitas kami," jelas Ester saat ditemui di RSUD Kondosapata, Jalan Poros Mamasa–Polewali, Kecamatan Balla.
Ester menyebut, saat ini RSUD Kondosapata memiliki total 11 dokter, termasuk empat dokter spesialis baru.
"Dengan jumlah dokter yang ada, kami berharap ke depan tak ada lagi pasien yang dirujuk jika penanganannya masih bisa dilakukan di sini," tutupnya.(*)
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir
| Keluarga Korban Persetubuhan Anak di Mamasa Tuding Jaksa Ingin Ringankan Hukuman Pelaku |
|
|---|
| KISAH 50 Kepala keluarga Tempuh 1,5 Km Demi Setetes Air Bertahan di Pepana Mamasa dalam Keterbatasan |
|
|---|
| Rumah Petani di Mamasa Terbakar 7 Karung Gabah dan 5 Karung Kopi Ludes Dilalap Kerugian Rp25 Juta |
|
|---|
| Longsor Tutup Akses Jalan, 6 Desa di Tabulahan Mamasa Sudah 2 Pekan Terisolir |
|
|---|
| Bawa Materi di Retreat Pemkab Mamasa, Junda Dorong Birokrasi Kompak dan Kolaboratif |
|
|---|