Polman
Pedagang Bendera di Polman Kerap Didatangi Polisi, Takut Jual Bendera One Piece Meski Banyak Dicari
Selama berjualan, Andre mengaku sering didatangi petugas kepolisian, bertanya soal bendera One Piece
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pedagang-bendera-mengaku-ta.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Pedagang bendera bernama Andre mengaku takut jual bendera One Piece lantaran kerap didatangi petugas kepolisian, Jumat (8/8/2025).
Andre sudah satu pekan ini mangkal di Jl Ratulangi, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Polman.
Dia menjajakan berbagai macam bentuk ukuran bendera merah putih.
Baca juga: FKIP Unsulbar Edukasi Guru IPA di Majene Pahami Integrasi Teknologi Berbasis TPACK
Baca juga: Tersangka Kasus Narkoba, Kades Tadui dan Oknum Satpol PP Mamuju Terancam Hukuman Mati
Mulai dari bendera ukuran besar, hingga bendera memanjang, dan ukuran paling kecil.
Selama berjualan, Andre mengaku sering didatangi petugas kepolisian, bertanya soal bendera One Piece.
"Sudah tiga kali didatangi petugas, ada polisi ada juga berpakaian intel datang tanya-tanya," kata Andre kepada wartawan.
Warga Blitar ini bilang petugas banyak bertanya soal keberadaan bendera One Piece.
Andre mengaku tidak pernah membawa bendera hitam putih bergambar tengkorak itu.
Meski banyak warga bertanya soal bendera One Piece karena hendak membelinya.
"Peminatnya ada, sudah banyak yang datang bertanya soal bendera One Piece, kita tidak jual karena takut," ungkapnya.
Andre menambahkan untuk ukuran bendera empat meter warna merah putih di bandrol harga Rp 200 ribu.
Sementara untuk ukuran 10 meter bendera umbul-umbul merah putih untuk background harga Rp 300 ribu.
Terdapat pula bendera ukuran kecil yang sering dijadikan hiasan di bagian depan rumah seharga Rp 30 ribu.
"Ada juga yang dalam karung itu, untuk bendera ukuran besar, kita juga layani jika ada yang pesan," ujarnya.
Dia memilih berjualan di kota Polewali lantaran merupakan pusat pemerintahan di Polman.
Ia berjualan menyasar para pegawai kantoran yang melewati perempatan lampu merah Pekkkabata.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli
| PMII Polman Demo di DPRD, Bawa 4 Tuntutan untuk Pemkab |
|
|---|
| Tagih Visi Misi Bupati Samsul Mahmud, Massa PMII Blokade Jalan Depan DPRD Polman |
|
|---|
| Pemotor di Polman Terjatuh Tak Sadarkan Diri Diduga Serangan Jantung |
|
|---|
| Agresif dan Resahkan Warga, Anjing Liar di Kelurahan Darma Polman Terpaksa Dilumpuhkan Damkar |
|
|---|
| Hendak Beli Nasi Kuning Pemuda di Desa Sidorejo Polman Dibacok 3 OTK Boncengan Naik Motor Honda Beat |
|
|---|