Citizen Reporter
FKIP Unsulbar Edukasi Guru IPA di Majene Pahami Integrasi Teknologi Berbasis TPACK
tenaga pengajar mampu mengimplementsikan dalam merancang pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik lingkungan sekolah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kegiatan-TPACK-Unsulbar.jpg)
Citizen Reporter
Oleh: Tim Publikasi PKM Pelatihan TPACK
TRIBUN-SULBAR.COM - Tim dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Integrasi Teknologi berbasis TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) kepada tenaga pengajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), di bawah naungan MGMP-IPA Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (5/8/2025).
Meili Yanti, ketua pelaksana yang juga Dosen FKIP Unsulbar mengatakan, kegiatan bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis teknologi.
"Kami ingin membekali guru kemampuan mendesain dan menerapkan pembelajaran yang mengintegrasikan tiga domain utama dalam profesi guru," ujar Meili.
Baca juga: ASN dan IRT di Pasangkayu Bersitegang Kasus Utang Rp25 Juta Didamaikan di Kantor Desa Patika
Baca juga: Tersangka Kasus Narkoba, Kades Tadui dan Oknum Satpol PP Mamuju Terancam Hukuman Mati
Mulai pengetahuan materi (content), pedagogi (pedagogical) dan teknologi (technological).
Ketiga domain dikenal dalam kerangka kerja TPACK.
Para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Majene mendapatkan materi dari para dosen FKIP Unsulbar yang berkompeten di bidangnya. Aslam, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi mengenai pendekatan kontekstual dalam pembelajaran biologi.
Fauziah A, S.Si., M.Si. memaparkan strategi pengajaran fisika berbasis konteks lokal. Dr. Syamsiara Nur, S.Pd., M.Pd. membahas penerapan model Project Based Learning (PjBL) dan pembelajaran kontekstual secara umum.
Sementara Haryanti Putri Rizal, M.Pd. memperkenalkan berbagai jenis media pembelajaran berbasis teknologi, termasuk simulasi interaktif seperti PhET, yang dapat digunakan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam belajar IPA.
"Pelatihan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak nyata dalam proses pembelajaran siswa," ujar Meili.
Sehingga tenaga pengajar mampu mengimplementsikan dalam merancang pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik lingkungan sekolah masing-masing.
Pelatihan ini tidak berhenti pada sesi kelas saja.
Selanjutnya akan diselenggarakan pameran karya siswa hasil bimbingan para guru, yang telah mengikuti pelatihan.
Pameran tersebut direncanakan akan digelar di kampus Universitas Sulawesi Barat pada 23 Agustus 2025.
Tujuannya agar terlihat sejauh mana pembelajaran berbasis TPACK, mendorong siswa menghasilkan proyek-proyek sains yang kontekstual, kreatif, dan sesuai dengan kondisi lingkungan masing-masing. (*)
| KAPMI Sulsel Gelar Silaturahmi di Makassar, Singgung Rencana Liga Santri |
|
|---|
| RAT Koperasi Kelurahan Merah Putih Rimuku Mamuju Susun Langkah Strategis 2026 |
|
|---|
| Mahasiswa Sulbar di Yogyakarta Galang Dana untuk Korban Kebakaran Galung Tulu Polman |
|
|---|
| Bukber KAPMI Makassar Dorong Alumni Perkuat Peran Sosial |
|
|---|
| Warga Majene Mulai Salat Tarawih Muhammadiyah Ajak Jaga Ukhuwah |
|
|---|