Jumat, 22 Mei 2026

Waspada ISPA

Waspada ISPA! Dinkes Sulbar Imbau Masyarakat Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem

Asran menjelaskan, gejala umum ISPA meliputi demam, batuk, sakit tenggorokan, penurunan nafsu makan, dan kelelahan.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Waspada ISPA! Dinkes Sulbar Imbau Masyarakat Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem
Foto Diolah oleh AI Canva
ISPA - Ilustrasi penderita penyakit ISPA atau penyakit saluran pernapasan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Dinkes Sulbar) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di tengah perubahan cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Dinkes Sulbar, drg Asran Masdy, menyampaikan, fenomena cuaca yang tidak menentu, seperti hujan tiba-tiba, panas terik, hingga polusi udara telah memicu peningkatan kasus ISPA di sejumlah wilayah.

“Kondisi ini memperburuk kualitas udara dan dapat memicu iritasi saluran pernapasan. ISPA rentan menyerang masyarakat, terutama anak-anak dan lansia,” ungkap dr. Asran, Selasa (15/7/2025).

Baca juga: Pasca Idul Adha 2025, Puskesmas Binanga Tangani Banyak Tangani Pasien Kolestrol dan ISPA

Asran menjelaskan, gejala umum ISPA meliputi demam, batuk, sakit tenggorokan, penurunan nafsu makan, dan kelelahan.

Meski tergolong penyakit ringan, ISPA dapat menimbulkan komplikasi serius bagi kelompok rentan jika tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Empat Langkah Pencegahan ISPA

Dinkes Sulbar merekomendasikan masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan berikut:

Gunakan masker saat berada di luar rumah, terutama di area berdebu atau berpolusi.

Perbanyak minum air putih untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan.

Jaga kebersihan lingkungan rumah untuk mencegah paparan virus dan debu.

Konsumsi makanan bergizi dan vitamin untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Selain itu, seluruh fasilitas kesehatan mulai dari rumah sakit hingga Posyandu telah diinstruksikan untuk meningkatkan edukasi dan pemantauan kasus ISPA di wilayah masing-masing.

“Petugas kesehatan wajib aktif mengingatkan warga serta memantau perkembangan kasus untuk evaluasi penanganan,” tegas dr. Asran.

Pemerintah Provinsi berharap langkah pencegahan ini dapat mengurangi potensi penyebaran ISPA secara signifikan, meskipun tantangan cuaca ekstrem masih terus berlangsung.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved