Kasus Korupsi
FPPM Desak Kejati Sulbar Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Lahan Pasar Mamasa
Ia menyebut, dugaan korupsi ini telah menyebabkan kerugian negara yang tidak sedikit bahkan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Penulis: Andika Firdaus | Editor: Nurhadi Hasbi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa (FPPM) Mamasa melayangkan kritik kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar).
Mereka menilai Kejati terkesan lamban dan tidak serius dalam menangani kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Pasar Mamasa, yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan.
Ketua FPPM Mamasa, Ahyar, mengungkapkan kekecewaannya atas penanganan kasus yang dinilai berlarut-larut tanpa kepastian hukum.
Baca juga: GMNI Desak Kejati Sulbar Ungkap Tersangka Kasus Pembebasan Lahan Pasar Mamasa
"Kami menilai Kejati Sulbar tidak memiliki keseriusan dalam mengungkap kasus ini. Sudah bertahun-tahun mengendap, tapi belum juga ada kejelasan siapa yang harus bertanggung jawab," tegas Ahyar kepada wartawan, Rabu (9/7/2025).
Menurut Ahyar, kasus ini diduga melibatkan sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa, termasuk mantan Penjabat Bupati Mamasa dan Sekretaris Daerah kabupaten Mamasa.
Ia menyebut, dugaan korupsi ini telah menyebabkan kerugian negara yang tidak sedikit bahkan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
FPPM Mamasa mengaku telah melakukan advokasi atas kasus ini dan menemukan bahwa perkara tersebut sebenarnya telah masuk tahap penyidikan.
Pihak Kejati bahkan sempat berjanji akan menetapkan tersangka dalam beberapa bulan terakhir. Namun, hingga kini, janji tersebut tak kunjung ditepati.
"Janji itu hanya jadi angin lalu. Padahal masyarakat menunggu keadilan ditegakkan,"ungkapnya.
FPPM Mamasa mendesak Kejati Sulbar untuk segera menuntaskan penyidikan dan mengungkap aktor utama dalam kasus tersebut.
Ahyar mengatakan, jika tidak ada perkembangan FPPM akan turun ke jalan dan membawa kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi.
"Kami beri peringatan keras. Jika Kejati tidak segera menyelesaikan kasus ini, kami akan menggelar aksi besar-besaran dan membawa persoalan ini sampai ke Mahkamah Agung,"terangnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Sulbar Andika Firdaus
HMI Menduga Kejari Majene Perlakukan Khusus 2 Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal DKP |
![]() |
---|
Dua Mantan Menteri Jokowi Besok Akan Dipanggil KPK, Dugaan Korupsi Kuota Haji dan Chromebook |
![]() |
---|
Pegawai BUMN Sekaligus PNS Bulog Polman Jadi Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Rp 28 Miliar |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Rugikan Negara Rp28 M Pegawai BUMN Tersangka Kredit Fiktif Bank Sulselbar Polman |
![]() |
---|
Dugaan Korupsi Proyek Gerbang Mamuju: Polda Sulbar Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.