Kamis, 21 Mei 2026

Berita Sulbar

Suhardi Duka Minta 50 Kuota Anak Sulbar Kuliah di UGM

Ia menilai langkah ini penting untuk membuka akses pendidikan berkualitas dan merata di seluruh wilayah provinsi.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Suhardi Duka Minta 50 Kuota Anak Sulbar Kuliah di UGM
HUMAS PEMPROV SULBAR
KAGAMA SULBAR - Gubernur Suhardi Duka saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sulawesi Barat di Ballroom Maleo Hotel, Sabtu 28 Juni 2025. Pada kesempatan itu SDK mengusulkan kuota khusus 50 bagi anak Sulbar masuk kuliah di UGM lewat jalur afirmasi dan akan diberikan beasiswa. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, mengusulkan pemberian kuota khusus sebanyak 50 orang bagi anak-anak Sulawesi Barat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui skema afirmasi.

Hal tersebut disampaikan Suhardi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Sulawesi Barat di Ballroom Maleo Hotel, Sabtu (28/6/2025).

Di hadapan para alumni UGM, Suhardi menyampaikan rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulbar dan UGM dalam bidang peningkatan sumber daya manusia (SDM), khususnya akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Sulbar.

Baca juga: Reformasi Birokrasi: Sulbar Siapkan UPTD Pengembangan Kompetensi ASN

“Kita ingin membangun kerja sama dengan UGM dalam rangka peningkatan SDM dan peluang-peluang lainnya, termasuk peningkatan kualitas tenaga kerja kita,” ujar Suhardi.

Salah satu bentuk kerja sama yang diusulkan adalah pemberian kuota afirmasi bagi 50 putra-putri Sulbar untuk kuliah di UGM.

Ia menilai langkah ini penting untuk membuka akses pendidikan berkualitas dan merata di seluruh wilayah provinsi.

“Saya minta 50 jatah untuk Sulbar dalam program afirmasi daerah. Kalau ini disetujui, kita akan bagi ke enam kabupaten dan kita berikan beasiswa,” kata Suhardi.

Ia menjelaskan, kuota afirmasi tersebut akan dibagi secara proporsional kepada enam kabupaten di Sulbar, dengan mempertimbangkan pemerataan dan potensi lokal.

“Kami akan adil di enam kabupaten. Mungkin Polman 10, Majene 7, Mamuju 8, Mamasa, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu masing-masing sesuai porsi. Total cukup 50,” ungkapnya.

Tak hanya berdasarkan prestasi akademik, Suhardi juga menegaskan bahwa seleksi penerima beasiswa akan mempertimbangkan latar belakang ekonomi keluarga.

“Kami ingin memilih anak-anak yang tidak hanya berprestasi, tapi juga berasal dari keluarga kurang mampu. Karena kami yakin salah satu cara memutus rantai kemiskinan adalah melalui pendidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suhardi juga membuka peluang kerja sama dengan UGM dalam bidang pendidikan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga pendidik di Sulbar.

“Baik guru maupun birokrat kami, kami akan kirim untuk belajar di UGM,” tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved