Kamis, 21 Mei 2026

Berita Sulbar

DLH Sulbar Wujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan Melalui Program Adiwiyata 2025

Salah satu langkah konkretnya adalah melakukan verifikasi lapangan terhadap tiga sekolah calon Adiwiyata tingkat provinsi di Kabupaten Pasangkayu.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto DLH Sulbar Wujudkan Sekolah Berbudaya Lingkungan Melalui Program Adiwiyata 2025
HUMAS PEMPROV SULBAR
Program Adiwiyata 2025 - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendorong terwujudnya sekolah berbudaya lingkungan melalui Program Adiwiyata 2025. Salah satu langkah konkretnya adalah melakukan verifikasi lapangan terhadap tiga sekolah calon Adiwiyata tingkat provinsi di Kabupaten Pasangkayu. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendorong terwujudnya sekolah berbudaya lingkungan melalui Program Adiwiyata 2025.

Salah satu langkah konkretnya adalah melakukan verifikasi lapangan terhadap tiga sekolah calon Adiwiyata tingkat provinsi di Kabupaten Pasangkayu.

Kegiatan verifikasi ini berlangsung pada Rabu, 25 Juni 2025, dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3 & Peningkatan Kapasitas DLH Sulbar, Afdal Mahyudin.

Baca juga: Cerita Mangdani, Jamaah Haji Termuda Asal Pasangkayu Gantikan Ibunda yang Telah Tiada

Tim verifikasi gabungan yang terdiri dari DLH Sulbar, Dinas Pendidikan Kabupaten Pasangkayu, dan DLH Pasangkayu meninjau langsung tiga sekolah yang sebelumnya telah lolos tahapan verifikasi dokumen, yakni SMPN 2 Pasangkayu, SD Inpres Buriro, dan SMPN 21 Bulubango.

“Verifikasi lapangan ini menjadi tahapan penting dalam menilai kelayakan sekolah untuk menerima penghargaan Adiwiyata. Kami menemukan masih ada beberapa catatan perbaikan, baik dalam dokumen maupun fasilitas,” jelas Afdal Mahyudin.

Kepala DLH Sulbar, H. Zulkifli Manggazali, dalam pernyataan terpisah menegaskan bahwa Adiwiyata bukan sekadar penghargaan, melainkan gerakan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian lingkungan di lingkungan sekolah.

“Kami berharap ini menjadi titik awal transformasi sekolah-sekolah di Sulbar untuk benar-benar berwawasan lingkungan,” ujar Zulkifli.

Program Adiwiyata sendiri bertujuan menjadikan sekolah sebagai pusat pembelajaran berkelanjutan tentang pelestarian lingkungan.

Seluruh warga sekolah didorong untuk aktif berkontribusi dalam menjaga kebersihan, keasrian, serta menumbuhkan karakter peduli terhadap lingkungan.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Pasangkayu, Dr. H. Abidin, yang ikut mendampingi proses verifikasi menyampaikan dukungannya terhadap gerakan ini.

“Kami berkomitmen mendorong sekolah-sekolah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Hasil dari verifikasi ini nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan Tim Penilai Adiwiyata Pemprov Sulbar dalam menetapkan penerima penghargaan tahun 2025.

DLH Sulbar menargetkan seluruh sekolah di provinsi ini dapat menjadi pelopor dalam implementasi pendidikan lingkungan hidup di tingkat satuan pendidikan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved