Berita Mamasa
Gegara Akses Jalan Buruk, Ambulans PKM Mehalaan Kandas saat Jemput Pasien
Akibat kondisi jalan yang tak layak dilalui kendaraan, mobil ambulans tak bisa melanjutkan perjalanan.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ambulans-milik-Puskesmas-Mehalaan-Kabupaten-Mamasa-kandas-saat-hendak-menjemput-pasien.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA – Buruknya akses jalan membuat ambulans milik Puskesmas (PKM) Mehalaan, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, kandas saat hendak menjemput pasien yang sakit.
Mobil ambulans tersebut kandas tak jauh dari ibu kota Kecamatan Mehalaan.
Menurut sopir ambulans, Kawi, ia bersama tim medis hendak menuju ke kawasan Transmigrasi Rano, Kecamatan Mehalaan, untuk menjemput pasien.
“Ada pasien sakit yang mau dijemput di Rano,” ungkap Kawi saat dijumpai Tribun-Sulbar.com di lokasi ambulans terjebak, Senin (16/6/2025).
Baca juga: Jalan Penghubung di Mehalaan Mamasa Sulbar Amblas Belum Diperbaiki
Akibat kondisi jalan yang tak layak dilalui kendaraan, mobil ambulans tak bisa melanjutkan perjalanan.
Padahal, jalan tersebut merupakan jalan berstatus Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
Namun, kondisinya telah memprihatinkan selama puluhan tahun.
Ketika musim hujan, jalan tersebut nyaris tidak bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Akses jalan yang rusak ini membentang dari Mehalaan hingga perbatasan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), tepatnya di Kecamatan Matangga.
Padahal, jalur tersebut digunakan sehari-hari oleh masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Mehalaan, yaitu: Desa Passembuk, Desa Kondo, dan Desa Botteng.
Yang lebih memprihatinkan, ketika ada warga dari desa tersebut yang sakit, ambulans kerap tak bisa menembus lokasi karena jalan yang rusak parah.
Untuk diketahui, jalan provinsi ini belum pernah mendapat perhatian serius sejak Kabupaten Mamasa dimekarkan dari Polewali Mamasa.
Warga menyebut, tidak sedikit masyarakat mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang membahayakan tersebut.(*)
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir
| Keluarga Korban Persetubuhan Anak di Mamasa Tuding Jaksa Ingin Ringankan Hukuman Pelaku |
|
|---|
| KISAH 50 Kepala keluarga Tempuh 1,5 Km Demi Setetes Air Bertahan di Pepana Mamasa dalam Keterbatasan |
|
|---|
| Rumah Petani di Mamasa Terbakar 7 Karung Gabah dan 5 Karung Kopi Ludes Dilalap Kerugian Rp25 Juta |
|
|---|
| Longsor Tutup Akses Jalan, 6 Desa di Tabulahan Mamasa Sudah 2 Pekan Terisolir |
|
|---|
| Bawa Materi di Retreat Pemkab Mamasa, Junda Dorong Birokrasi Kompak dan Kolaboratif |
|
|---|