Berita Pasangkayu
Pemuda Karang Taruna Bongkar Penggelapan BBM Pertalite di Baras Pasangkayu
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk respons atas keresahan warga sekitar yang kerap kali mengeluhkan kehabisan stok BBM di SPBU tersebut.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Puluhan-jeriken-BBM-jenis-Pertalite-ditemukan-dalam-truk-saat-penggerebekan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Pemuda Karang Taruna Desa Kasano membongkar dugaan penggelapan BBM jenis Pertalite di Pertamina Baras, yang terletak di Dusun Lambara, Desa Kasano, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu.
Penggerebekan dilakukan pada Selasa (3/6/2025) dini hari.
Dalam aksi itu, para pemuda menemukan sejumlah jeriken berisi Pertalite yang disimpan dalam sebuah mobil truk di sekitar lokasi SPBU.
Baca juga: Pengendara Keluhkan BBM Pertalite Selalu Cepat Habis di SPBU Rangas, Diduga Karena Pengisian Jerigen
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk respons atas keresahan warga sekitar yang kerap kali mengeluhkan kehabisan stok BBM di SPBU tersebut.
"Sudah lama kami resah dengan situasi ini. Pertamina di sini sering kehabisan stok BBM, tapi kami curiga ada penyelewengan," ujar salah satu pemuda Karang Taruna kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa siang.
Menurut mereka, penggelapan diduga kuat dilakukan oleh oknum dari pihak manajemen SPBU itu sendiri.
Para pemuda berencana akan melaporkan kasus ini secara resmi kepada aparat penegak hukum dan mendesak pihak Pertamina untuk melakukan evaluasi internal.
"Kami minta kasus ini diusut tuntas. Pertamina juga harus meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.
Menanggapi kejadian tersebut, Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, Iptu Rully Marwan menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.
"Akan segera kami usut. Saya sudah koordinasi dengan Kanit untuk tindak lanjut," kata Iptu Rully.
Ia juga mengapresiasi keberanian Karang Taruna Desa Kasano yang ikut berperan aktif dalam menjaga distribusi BBM yang adil dan transparan.
“Kami harap ini bisa menjadi pelajaran penting agar ke depan tidak ada lagi praktik seperti ini,” pungkasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan
| Dinsos Pasangkayu Segera Asesmen Siswa yang Butuh Kaki Palsu Rp75 Juta |
|
|---|
| BPBD Pasangkayu Siapkan Tangki Air Hadapi Ancaman Kekeringan Akibat El Nino |
|
|---|
| Sapi Liar di Pasangkayu Masih Jadi Keluhan Warga, Satpol PP Tunggu Respons Ombudsman |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Gantung di Tinapu Pasangkayu Dimulai, TNI Libatkan Banyak Pihak |
|
|---|
| Kapolres Pasangkayu Pastikan Tak Ada Penimbunan LPG 3 Kg, Masyarakat Diminta Tak Panik |
|
|---|