Sabtu, 11 April 2026

Buaya Pasangkayu

Buaya Sering Muncul, BPBD Pasangkayu Pasang Papan Peringatan di Anjungan

Papan penanda peringatan buaya itu mereka pasang tiga hari yang lalu, demi mengantisipasi adanya korban akibat ancaman buaya.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Buaya Sering Muncul, BPBD Pasangkayu Pasang Papan Peringatan di Anjungan
Tribun Sulbar / Taufan
PAPAN PERINGATAN BUAYA - Papan peringatan awas buaya di anjungan Pasangkayu, Jl Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, yang dipasang oleh BPBD, Jumat (23/5/2025), pemasangan papan peringatan ini berdasarkan laporan dari masyarakat akan seringnya kemunculan buaya tersebut di sana. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu memasang papan peringatan kemunculan buaya untuk warga, di anjungan Pasangkayu, Jl Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasangkayu, Hamsah saat ditemui di kantor BPBD Pasangkayu mengatakan, pemasangan papan penanda itu berdasarkan laporan dari masyarakat, akan seringnya kemunculan predator muara tersebut di sana.

Baca juga: Terjerat Jaring Ikan, Nelayan Bajoe Polman Tangkap Buaya Ukuran 2 Meter

Baca juga: Bupati Pasangkayu Serahkan 36 SK CPNS Formasi Tahun 2024, Yaumil: Rajin Masuk Kantor

"Berdasarkan laporan masyarakat, buaya itu sering melintas di pantai itu, tapi agak jauh dari pantai," kata Hamsah, Jumat (23/5/2025).

Papan penanda peringatan buaya itu mereka pasang tiga hari yang lalu, demi mengantisipasi adanya korban akibat ancaman buaya.

Selain di anjungan, BPBD Pasangkayu juga memasang papan peringatan buaya di belakang masjid Madaniah.

"Kami pasang di sana ada juga, karena sering dilaporkan ada buaya di parit, apalagi mengingat pelataran masjid Madaniah selalu ramai ketika sore hari," tambahnya.

Selanjutnya dia menghimbau kepada warga khususnya kelurahan Pasangkayu, agar senantiasa berhati-hati ketika beraktifitas di tempat tersebut.

"Jadi kalau bisa, untuk sementara jangan dulu berenang di pantai itu, karena sudah kami peringati," ucap Hamsah.

Buaya tersebut kata Hamsah, berasal dari sungai Pasangkayu, yang dikenal sebagai habitat terbesarnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, papan penanda peringatan buaya itu bertuliskan "Hati-hati Ada Buaya", dengan gambar buaya dan larangan berenang.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved