Berita Polman
Pj Sekda Polman Akan Panggil Kepala Pasar Usai Pecat 4 Petugas Kebersihan
Dia menyampaikan akan memanggil dua belah pihak agar dapat mengetahui duduk perkara tersebut.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Dua-dari-empat-orang-petugas-kebersihan-di-Pasar-Sentral-Pekkabata-Polman-yang-dipecat.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Ahmad Saifuddin, menanggapi kisruh petugas kebersihan Kompleks Pasar Sentral Pekkabata, Kecamatan Polewali, Polman, Rabu (21/5/2025).
Ahmad Saifuddin menyebut akan memanggil dua belah pihak untuk mengetahui kronologi masalah tersebut.
Sebelumnya diberitakan, empat petugas kebersihan di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata dipecat.
Baca juga: 7 Bersaudara Anak Piatu di Polman Butuh Uluran Tangan untuk Biaya Pendidikan
Mereka dipecat oleh Kepala Pasar Pekkabata, Irwan Susanto karena mogok kerja untuk menuntut gaji dua bulan tak terbayarkan.
Berharap haknya terbayar, empat petugas pasar ini malah dipecat secara sepihak.
"Nanti kita akan panggil dua belah pihak, antara kepala pasar dan yang bersangkutan (petugas kebersihan), untuk melihat masalahnya, baru kita cari solusinya," kata Ahmad Saifuddin kepada wartawan, Rabu (21/5/2025).
Dia menyampaikan akan memanggil dua belah pihak agar dapat mengetahui duduk perkara tersebut.
Ahmad akan meminta penjelasan dari kepala pasar dan penjelasan dari empat petugas kebersihan.
Agar informasi dari dua belah pihak ini dapat berimbang demi mencarikan solusi terbaik.
"Akan dimediasi antara dua belah pihak, baru kita ambil kesimpulan, mungkin ada miskomunikasi," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan, empat orang petugas kebersihan di Pasar Sentral Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, meradang lantaran dipecat kepala pasar bernama Irwan Susanto, Selasa (20/5/2025).
Mereka diberhentikan sepihak usai sempat mogok kerja lantaran menuntut gaji dua bulan belum dibayarkan.
Salah satu dari petugas kebersihan yang dipecat sepihak ini bernama Sappe (32), nampak bersedih saat ditemui wartawan.
Sappe menyampaikan aksi mogok kerja itu dilakukan pada Jumat (2/5/2025) lalu lantaran gajinya dua bulan tak dibayarkan.
Kabar pemecatan mereka diperoleh dari pembersih lain yang tidak ikut melakukan aksi mogok kerja.
| Polisi di Polman Siapkan Sanksi Sosial untuk 36 Pemuda Diduga Hendak Tawuran |
|
|---|
| 36 Pemuda di Mapilli Polman Ditangkap Sebelum Sempat Serang Kelompok Lawannya 6 Sajam Disita |
|
|---|
| ASN di Polman Curi 21 Unit AC di Kantor Bupati Hingga Gedung PKK Hasil Curian Dijual ke Makassar |
|
|---|
| Tiba-tiba Berlari ke Badan Jalan Balita 4 Tahun di Paku Polman Ditabrak Pemotor |
|
|---|
| Warga Protes Bau Kandang Ayam Petelur di Kelurahan Sulewatang Polman |
|
|---|