Minggu, 19 April 2026

Jalan Rusak Majene

Kemana Pemerintah? Warga 3 Desa di Majene Patungan Perbaiki Jalan Rusak

Salah satu warga Rusman mengatakan, perbaikan dilakukan secara swadaya, tanpa campur tangan pemerintah.

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Kemana Pemerintah? Warga 3 Desa di Majene Patungan Perbaiki Jalan Rusak
Anwar Wahab/Tribun-Sulbar.com
PERBAIKAN JALAN - Warga di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene bergotong royong memperbaiki jalan rusak yang menjadi akses utama ke pusat pelayanan di Malunda, Minggu (14/4/2025). Warga dari tiga desa ini keluhkan jalan yang sudah rusak parah selama sepuluh tahun. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE – Kemana pemerintah Kabupaten Majene?

Warga tiga desa di Kecamatan Malunda terpaksa patungan untuk memperbaiki jalan rusak menuju desa mereka. 

Desa tersebut adalah Desa Lombang, Lombang Timur, dan Salutahongan.

Baca juga: Bekas Gubernur ABM? Mobil Dinas Rp 600 Juta Berplat Merah Saat Disita Jadi Plat Putih

Baca juga: Tegas! Pemkab Mamuju Tengah Akan Tindak Tegas Perusahaan Sawit Jika Lakukan Ini

Satu minggu terakhir, warga tiga desa ini gotong royong memperbaiki jalan rusak menuju desa mereka. 

Salah satu warga Rusman mengatakan, perbaikan dilakukan secara swadaya, tanpa campur tangan pemerintah.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap akses jalan yang menjadi nadi kehidupan mereka.

Yang menarik, dana untuk perbaikan dikumpulkan secara sukarela, mulai dari Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, hingga Rp 50 ribu per orang.

Dana seadanya itu kemudian digunakan untuk membeli material dan menyewa alat perbaikan jalan, meski dengan peralatan yang terbatas.

"Ini hasil dari iuran warga. Siapa pun bisa sumbang, semampunya. Tidak ada paksaan, tapi semua merasa bertanggung jawab," ujar Rusman, saat dikonfirmasi Tribun Sulbar.com via telepon, Selasa (15/4/2025). 

Selama tujuh hari penuh, warga dari ketiga desa ini bergantian bekerja di jalanan mengangkat batu, menimbun lubang, dan meratakan jalan.

Aksi kompak ini muncul setelah lebih dari 10 tahun jalan dibiarkan rusak parah tanpa perhatian dari pemerintah.

"Kami tidak bisa menunggu lagi. Ini jalan utama kami ke Malunda untuk sekolah, ke pasar, serta menuju kebun tempat bekerja," tambah Rusman.

Warga berencana akan melanjutkan perbaikan tahap berikutnya minggu depan jika dana iuran kembali mencukupi. 

Mereka berharap, kepedulian yang ditunjukkan masyarakat ini dapat mengetuk hati pemerintah untuk segera memberikan solusi permanen.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar.com Anwar Wahab

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved