Berita Mamuju

Damkar Mamuju Catat 7 Kebakaran Selama Januari-April 2025, Korsleting dan Kelalaian Penyebab Utama

Data ini menunjukkan adanya peningkatan kejadian kebakaran yang perlu menjadi perhatian serius bagi masyarakat.

Penulis: Andika Firdaus | Editor: Nurhadi Hasbi
Hamsah Sabir/Tribun-Sulbar.com
KEBAKARAN RUMAH - Kebakaran rumah milik Harjono di Poros Mamuju - Mamasa, Desa Parondo Bulalawan Kecamatan Tandukkalua Kabupaten Mamasa, Sabtu (12/4/2025). Belum diketahui penyebab kebakaran. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju mencatat tujuh kejadian kebakaran terjadi di wilayah Mamuju sejak bulan Januari hingga April 2025.

Data ini menunjukkan adanya peningkatan kejadian kebakaran yang perlu menjadi perhatian serius bagi masyarakat.

"Kami mencatat ada tujuh kejadian kebakaran terjadi di Mamuju, lima terjadi dalam kota dan dua terjadi di luar kota Mamuju, Kecamatan Papalang dan Dusun Talaba," ungkap Kabid Damkar Randy Noertadi kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa,(15/4/2025).

Baca juga: Pantang Mengeluh, Damkar Mamuju Tetap Bantu Warga Butuh Pertolongan Non-Kebakaran

Randy mengatakan, dari tujuh kejadian kebakaran tersebut, penyebabnya didominasi oleh korsleting listrik dan kelalaian manusia.

"Penyebab kebakaran paling sering terjadi yaitu korsleting listrik dan kelalaian manusia, seperti kejadian  terjadi di Kompleks Perkantoran Gubernur beberapa waktu lalu, disebabkan kelalaian, membakar sampah namun meninggalkannya dalam kondisi masih menyala," jelas Randy.

Randy mengungkapkan, dari tujuh kejadian tersebut kerugian mencapai ratusan juta.

"Kalau nominal pastinya belum bisa saya sebutkan tapi kerugian mencapai ratusan juta, seperti kejadian di BTN Maspul itu kerugian sudah puluhan juta,"ungkapnya.

Pihak Damkar Kabupaten Mamuju mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan meningkatkan tindakan pencegahan kebakaran. 

Randy mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan meningkatkan tindakan pencegahan kebakaran.

"Salah satunya sebelum meninggalkan rumah, melakukan pengecekan mulai dari dapur hingga arus kelistrikan,"ujarnya.

Ia juga berharap, kedepannya ada penambahan posko damkar di titik radius yang jauh dari pusat kota agar penanganan bisa lebih cepat.

"Kami sangat berharap ada penambahan posko Damkar di beberapa titik yang jauh dari pusat kota. Ini akan sangat membantu kami dalam merespons kejadian kebakaran dengan lebih cepat dan efektif,"tutupnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun Sulbar Andika Firdaus 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved