Jumat, 5 Juni 2026

Tempo Diteror Kepala Babi

KRONOLOGI Kantor Redaksi Tempo Diteror Kiriman Kepala Babi, Dibawa Kurir Atribut Ojek Online

Setelah kotak kardus sudah dibuka seluruhnya, terpampang di sana kepala babi yang kedua telinganya telah terpotong. 

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto KRONOLOGI Kantor Redaksi Tempo Diteror Kiriman Kepala Babi, Dibawa Kurir Atribut Ojek Online
(Dok. Tempo/Praga Utama dan Shutterstock)
TEROR KEPALA BABI - Kantor Tempo dikirimi paket berisi kepala babi dengan telinga terpotong. Kepala babi itu ditujukan kepada seorang jurnalis pada Rabu (19/3/2025). (Dok. Tempo/Praga Utama dan Shutterstock) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Teror kebebasan pers dialami Kantor Media Tempo, setelah Orang Tak Dikenal (OTK) mengirimkan paket berisi kepala babi pada Rabu (19/3/2025) sore.

Kepala babi dibungkus kotak kardus yang dilapisi styrofoam.

Kepala babi ditujukan kepada ‘Cica’ nama sapaan Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik dan host siniar Bocor Alus Politik Tempo.

Paket tersebut diterima satuan pengamanan Tempo pada 19 Maret 2025 pukul 16.15 WIB. 

Namun Cica menerima pada pukul 15 pada Kamis, 20 Maret 2025 usai pulang liputan.

Francisca yang menerima kiriman untuknya, kemudian membawa masuk paket itu ke dalam kantor.

Namun kemudian dia mencium bau busuk ketika baru membuka paket tersebut. 

Kemudian Cica dan staf Tempo lainnya membawa paket itu kelar gedung. 

Setelah kotak kardus sudah dibuka seluruhnya, terpampang di sana kepala babi yang kedua telinganya telah terpotong. 

Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat mengatakan dari keterangan petugas keamanan, pengirim paket tersebut menggunakan atribut ojek online, namun identitas pengirimnya masih belum jelas.

"Karena kan banyak ya setiap hari ada orang naik gojek, kiriman, macam-macam. Jadi memang ada, apa namanya, seingat Satpam itu dia (pengirim) pakai apa ya, apa namanya, atribut ke aplikasi gitu. Ya, atribut ojek online," jelasnya. 

Selain paket teror ini, Bagja juga menyampaikan bahwa dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wartawan di Tempo, termasuk dirinya, menerima telepon dari nomor asing. 

Meskipun telepon tersebut tidak menyampaikan ancaman langsung, frekuensinya cukup mengganggu dan menambah ketegangan di dalam redaksi.

Baca juga: BERITA FOTO: Antrean Panjang Tukar Uang di Ahmad Kirang Mamuju Sejak Pagi

Baca juga: TNI Tembak Polisi di Lampung Dipicu Masalah Setoran? Ada Kode Harus Aman dari Kapolsek Lusiyanto

Bagja menambahkan, meskipun peristiwa ini cukup mengerikan, pihaknya belum melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Kami di Tempo punya SOP adalah pengamanan wartawan. Tentu kami sudah mulai menjalankannya SOP itu dan tentu saja agar mendapatkan perlindungan," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved