Rabu, 15 April 2026

Efisiensi Anggaran

Efisiensi Anggaran Pusat, Dinkes Majene Krisis Dana Pembelian Obat

Ia menambahkan krisis anggaran ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menjaga pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik. 

Tayang:
Penulis: Anwar Wahab | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Efisiensi Anggaran Pusat, Dinkes Majene Krisis Dana Pembelian Obat
Anwar Wahab/Tribun-Sulbar.com
KRISIS PEMBELIAN OBAT - Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Majene di Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Kamis (20/2/2025). Dinkes Majene tidak lagi menerima biaya belanja obat. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE – Keputusan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat mulai berdampak serius pada sektor Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, (Sulbar). 

Kepala Dinas Kesehatan Majene, dr. Rahmat, mengungkapkan pada tahun anggaran 2025 ini, tidak ada lagi dana dari pusat yang dialokasikan untuk pembelian obat-obatan.

Baca juga: Dinkes Majene Catat Kecamatan Pamboang Masih Paling Tinggi Prevalensi Stunting

"Dana yang biasanya kami terima hingga Rp 3 miliar kini sudah tidak ada lagi. Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi kami dalam menjaga ketersediaan obat di fasilitas kesehatan, terutama di puskesmas yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat," ujar dr. Rahmat saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (21/3/2025). 

Menurutnya, kebijakan efisiensi ini semakin memperburuk kondisi Dinas Kesehatan Majene, yang sebelumnya sudah menghadapi keterbatasan akibat belum cairnya sejumlah Dana Alokasi Khusus (DAK).

 Akibatnya, beberapa program kesehatan terancam terganggu, terutama dalam penyediaan obat-obatan esensial bagi masyarakat.

Untuk mengatasi kondisi ini, Dinkes Majene telah mengajukan usulan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Majene agar segera mencari solusi alternatif dalam pengadaan obat.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah strategis agar pelayanan kesehatan tetap optimal meskipun ada keterbatasan anggaran," tambahnya.

Ia menambahkan krisis anggaran ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam menjaga pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan baik. 

"Kami berharap adanya langkah konkret dari Pemkab Majene agar ketersediaan obat di fasilitas kesehatan tetap terjaga, " tutupnya. (*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar.com Anwar Wahab

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved