Senin, 25 Mei 2026

Berita Polman

AD APA? 3 OPD Diaudit Inspektorat Polman Periksa Pengelolaan Keuangan

Dia mengatakan enam tim ini juga mengaudit beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dianggap bermasalah.

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto AD APA? 3 OPD Diaudit Inspektorat Polman Periksa Pengelolaan Keuangan
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
AUDIT OPD - Kepala Inspektorat Polman, Ahmad Saifudin saat wawancara di ruang kerjanya, di Jl Pemuda, Kelurahan Madatte, Polewali, dia menyampaikan ada enam tim auditor untuk audit pengelolaan keuangan di Pemerintah Daerah (Pemda) Polman, Kamis (13/3/2025). Audit ini sebagai respon cepat lantaran tiga OPD tersebut mendapat sorotan dari masyarakat. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Inspektorat Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menerjunkan enam tim auditor untuk audit pengelolaan keuangan di Pemerintah Daerah (Pemda) Polman, Kamis (13/3/2025).

Hal itu disampaikan kepada Inspektorat Polman, Ahmad Saifudin saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca juga: Alasan Belum Ada Tersangka Dugaan Korupsi Perjalanan Fiktif DPRD Mamuju, Sudah 6 Bulan Berlalu

Baca juga: Anggota DPRD Mateng Digerebek di Wisma Tak Disanksi, Alasan Hanya Dampingi Teman Temui Keluarga

Dia mengatakan enam tim ini juga mengaudit beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dianggap bermasalah.

Seperti OPD Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2KB,P3A) Polman.

Serta Bagian Umum Sekretariat Daerah (Sekda) Polman, hingga instansi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Wai Tipalayo.

Ahmad Saifudin mengatakan audit ini sebagai respon cepat lantaran tiga OPD tersebut mendapat sorotan dari masyarakat.

"Itu kemarin OPD sering di demo masyarakat, jadi kita audit untuk melihat apa ada masalah di sana, ada korupsi atau fraud," kata Ahmad Saifudin kepada wartawan.

Dia menjelaskan audit itu untuk mengetahui adanya dugaan masalah penyalagunaan anggaran.

Serta hasil audit itu kata Ahmad akan menjadi dasar Bupati Polman Samsul Mahmud untuk rotasi jabatan.

"Hasil audit ini juga merupakan arahan bupati setelah melihat sorotan atau demo masyarakat, hasil audit juga jadi dasar rotasi nantinya," ungkapnya.

Disebutkan enam tim auditor sedang bekerja menelusuri permasalahan di Bagian Umum.

Setelah itu, tim auditor akan mengaudit DP2KB,P3A Polman, karena sempat jadi sorotan.

Lantaran menerima  Dana Alokasi Khusus(DAK) pusat Rp 880 Juta untuk uang pulsa bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK).

"Sementara untuk Perumda Wai Tipalayo kita gandeng tim auditor dari BPKP Sulbar, karena pengelolaan keuangan di Wai Tipalayo rumit," ungkapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved