Berita Mamasa
Perdana Pimpin Apel, Ini Pesan Bupati Mamasa Welem Sambolangi Kepada ASN
Dalam arahannya, Welem Sambolangi menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh OPD dan ASN lingkup Pemda Mamasa.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Suasana-saat-Welem-Sambolangi-dan-H-Sudirman-disambut-antusias-ratusan-ASN.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Setelah dilantik jadi Bupati Mamasa di Jakarta beberapa waktu lalu, Welem Sambolangi mulai berkantor dan pimpin apel perdana di kantor Bupati Mamasa, Senin (3/3/2025).
Bupati Mamasa disambut ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa.
Dalam arahannya, Welem Sambolangi menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh OPD dan ASN lingkup Pemda Mamasa.
Baca juga: Resmi Dilantik, Welem Sambolangi dan H Sudirman Komitmen Bawa Mamasa Lebih Baik
Salah satunya ialah, pihaknya memohon pada seluruh ASN di Kabupaten Mamasa, di manapun tuhan tempatkan harus tetap satu komando.
"Kita harus satu komando," tegas Welem saat memimpin apel di kantor Bupati Mamasa.
Kata Welem, siapapun yang namanya ASN wajib menjaga, mengawal dan melaksanakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih.
Sebab menurutnya, visi misi tersebut akan dituangkan dalam peraturan daerah dalam bentuk RPJMD yang akan menjadi acuan selama lima tahun ke depan.
ASN adalah penyelenggara aparatur sipil negara. Karena itu Welem berpesan jika ada yang tidak suka Welem Sambolangi dan H. Sudirman, itu urusan pribadi.
Akan tetapi kata dia, jangan pernah ada ASN yang coba - coba melawan bupati dan wakil bupati.
"Kami sudah dilantik atas nama negara dan undang - undang melalui presiden Indonesia," kata Welem.
Pihaknya juga mengajak seluruh komponen masyarakat agar mewujudkan kesejukan, keamanan, kebersihan dan keindahan di sekitar kita.(*)
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir
| Keluarga Korban Persetubuhan Anak di Mamasa Tuding Jaksa Ingin Ringankan Hukuman Pelaku |
|
|---|
| KISAH 50 Kepala keluarga Tempuh 1,5 Km Demi Setetes Air Bertahan di Pepana Mamasa dalam Keterbatasan |
|
|---|
| Rumah Petani di Mamasa Terbakar 7 Karung Gabah dan 5 Karung Kopi Ludes Dilalap Kerugian Rp25 Juta |
|
|---|
| Longsor Tutup Akses Jalan, 6 Desa di Tabulahan Mamasa Sudah 2 Pekan Terisolir |
|
|---|
| Bawa Materi di Retreat Pemkab Mamasa, Junda Dorong Birokrasi Kompak dan Kolaboratif |
|
|---|