Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pasangkayu

Pedagang Pasar Smart Pasangkayu Ngeluh Sunyi Pembeli, Ini Penyebabnya Kata Mereka

Tepung 2 kilo merek 2 pedang bungkusnya kuning kalau tidak salah harga 9 ribuan kalau bukan 10 ribu. Kulit lumpia merek finna 2, minyak kita bantal 1

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Pedagang Pasar Smart Pasangkayu Ngeluh Sunyi Pembeli, Ini Penyebabnya Kata Mereka
Tribun Sulbar / Taufan
PASAR SUNYI - Kondisi pasar Smart Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar) nampak sunyi, Senin (3/3/2025). KOndisi ini kata pedagang disebabkan banyaknya lapak di luar pasar hingga yang dalam pasar sepi tiap hari. Masih banyak lagi penyebab lainnya termasuk posisi pasar dinilai tidak strategis. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Sejumlah pedagang di pasar Smart Pasangkayu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar) mengeluh terkait menurunnya omzet mereka.

Pasalnya meski di hari besar seperti Ramadhan saat ini, pasar Smart Pasangkayu tetap sepi pengunjung.

Baca juga: 2 Pemuda di Mamuju Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik karena Motor Tergelincir Kena Pasir di Tikungan

Baca juga: BREAKING NEWS: Masa Jabatan Amujib Selesai Gubernur SDK Tunjuk Herdin Ismail Jadi Plh Sekprov Sulbar

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Senin (3/3/2025), hanya ada beberapa pengunjung yang lalu lalang di area pasar.

Sementara itu, hanya ada beberapa lapak yang berdiri di area luar dan dalam pasar.

Ruko-ruko pedagang pakaian yang dulunya selalu terbuka, kini terlihat sudah banyak yang tertutup.

Sementara itu di bagian bangunan lapak ikan, hanya ada tiga pedagang yang masih tetap bertahan.

"Padahal sebelumnya ramai, tapi sudah banyak yang keluar dari Kabupaten Pasangkayu," ujar Harda, salah satu pedagang ikan saat ditemui di lapaknya.

Kesunyian pasar ini sangat berdampak pada pendapatan sejumlah pedagang di pasar Smart Pasangkayu.

Bahkan, beberapa pedagang hanya menggantungkan hidupnya dari hasil dagangannya.

Adapun penyebab pasar ini sunyi menurut pedagang akibat banyaknya lapak yang berjualan di tengah kota Pasangkayu.

"Jelas malas orang belanja di sini karena posisi pasarnya jauh, sedangkan di tengah kota Pasangkayu banyak juga pedagang," keluh Windra, salah satu pedagang yang juga ditemui di lapaknya.

Selian, sunyinya pasar juga diduga akibat banyaknya pedagang dari luar,  yang datang dan berdagang keliling di wilayah Pasangkayu.

"Harusnya pemerintah, bisa melarang pedagang dari luar jualan di sini, demi kesejahteraan masyarakatnya," tambah Windra.

Selain itu posisi pasar yang berada di pinggir kota, juga diduga tidak strategis hingga membuat kondisi pasar semakin sunyi.

Mereka sangat berharap, agar pihak pemerintah dapat mengatasi masalah ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved