Selasa, 19 Mei 2026

Deflasi Sulbar

Data BPS: Tarif Listrik Picu Deflasi Sulbar Dua Bulan Beruntun

Deflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Februari 2025 tercatat sebesar 0,24 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 105,12.  

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Data BPS: Tarif Listrik Picu Deflasi Sulbar Dua Bulan Beruntun
Tribun Sulbar / Suandi
DEFLASI SULBAR - Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri saat pres rilis di aula BPS Sulbar, Jl Martadinata, Simboro, Mamuju, Senin (3/3/2025). Menurutnya, penyumbang utama deflasi Februari 2025 secara bulanan (m-to-m) adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan kontribusi sebesar 0,47 persen. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat (Sulbar) mencatat bahwa provinsi ini kembali mengalami deflasi pada Februari 2025.

Hal ini melanjutkan tren serupa dari bulan sebelumnya yaitu mencapai 1,08 persen pada Januari 2025.

Baca juga: Masa Jabatan Berakhir, Amujib Hanya 3 Bulan Jadi Sekprov Sulbar

Baca juga: Pedagang Pasar Smart Pasangkayu Ngeluh Sunyi Pembeli, Ini Penyebabnya Kata Mereka

Deflasi tahunan (year on year/y-on-y) pada Februari 2025 tercatat sebesar 0,24 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 105,12.  

Deflasi terbesar terjadi di Kabupaten Majene, yang mencapai 0,63 persen dengan IHK sebesar 105,48. 

Sebaliknya, Kabupaten Mamuju mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dengan IHK 104,56.  

"Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Sulbar pada Februari 2025 mencapai 0,48 persen, sedangkan tingkat deflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,55 persen," ungkap Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri, dalam konferensi pers di aula BPS Sulbar, Jl Martadinata, Simboro, Mamuju, Senin (3/3/2025).  

Menurutnya, penyumbang utama deflasi Februari 2025 secara bulanan (m-to-m) adalah kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan kontribusi sebesar 0,47 persen. 

Tarif listrik menjadi komoditas utama yang mendorong penurunan harga pada kelompok ini.  

Sementara itu, dalam skala tahunan (y-on-y), kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga tetap menjadi faktor dominan penyebab deflasi, dengan kontribusi sebesar 2,05 persen. 

Tarif listrik kembali disebut sebagai komoditas utama yang mendorong tren deflasi di Sulbar.(*)

Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved