Jumat, 12 Juni 2026

Jalan Rusak Pasangkayu

Jalan Trans Sulawesi di Desa Doda Pasangkayu Makin Membahayakan, Ini Penampakannya

Jalan Trans Sulawesi ini merupakan jalan poros provinsi setiap hari dilalui oleh kendaraan dari berbagai arah. 

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Jalan Trans Sulawesi di Desa Doda Pasangkayu Makin Membahayakan, Ini Penampakannya
Tribun Sulbar / Taufan
JALAN BERLUBANG - Kondisi Jalan Trans Sulawesi berlubang di Desa Doda, Kecamatan Sarudu, Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (20/2/2025), bahayakan pengendara karena hanya di pasang penanda seadanya. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Kondisi jalan Trans Sulawesi sebelum Pelabuhan Bone Manjeng dari arah Sarudu, wilayah Desa Doda, Kecamatan Sarudu, Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar) memprihatinkan. 

Jalan yang seharusnya menjadi jalur utama bagi kendaraan dari berbagai arah, kini berubah menjadi jalur yang berbahaya bagi pengendara.

Baca juga: Ucapan Selamat Pelantikan Gubernur Sulbar Sepi Karangan Bunga, 3 Perusahaan Ngirim

Baca juga: Cabai Rawit Tembus Rp 50 ribu per Kilogram di Pasar Lama Mamuju, Gimana Telur?

Lubang yang menganga hanya diberi penanda berupa tangkai kayu, dan tidak cukup untuk menghindari kecelakaan. 

Bahkan, kondisi jalan yang berlubang ini dapat membahayakan kendaraan yang melintas, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk.

Jalan Trans Sulawesi ini merupakan jalan poros provinsi  setiap hari dilalui oleh kendaraan dari berbagai arah. 

Namun, kondisi jalan yang memprihatinkan ini, selain dapat menyebabkan kecelakaan juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Idrus, salah satu pengendara yang sering melintas di jalan ini, mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang. 

"Jalan ini sangat membahayakan pengendara, terutama saat berpapasan di jalan ini. Saya khawatir akan terjadi kecelakaan jika tidak segera diperbaiki," katanya, Kamis (20/2/2025).

Ia juga meminta pemerintah daerah setempat untuk segera memperbaiki kondisi jalan ini, agar dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara.

"Pemerintah daerah setempat harus segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi jalan ini," pungkasnya.

Dari keterangan warga, kondisi ini sudah berlangsung lama.

"Sudah lama, tapi barusan parah begini," terang Isram, salah satu warga saat dikonfirmasi.

Dia menduga, jalan tersebut rusak akibat longsor, karena konstruksi tanah di sekitar jalan itu bergambut.

Diketahui, jalan Trans merupakan wewenang Balai jalan Provinsi.

Tribun-Sulbar.com sudah berupaya mengkonfirmasi terkait hal ini kepada Balai jalan Provinsi, namun belum ada tanggapan sampai saat ini.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved