Senin, 27 April 2026

Gelombang Tinggi

Perahu Rusak Dihantam Ombak Besar, Warga Tanjung Parappa Pasangkayu Ngeluh Minta Ini

Gelombang air laut tinggi menurut warga sering masuk ke pemukiman melewati tanggul, bahkan hingga menyerobot ke dalam rumah warga.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Perahu Rusak Dihantam Ombak Besar, Warga Tanjung Parappa Pasangkayu Ngeluh Minta Ini
Tribun Sulbar / Taufan
Gelombang Tinggi- Kondisi pemukiman warga di Dusun Tanjung Parappa, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar) nampak becek akibat sering terendam air laut, Rabu (19/2/2025), menurut warga gelombang tinggi air laut sering masuk ke pemukiman melewati tanggul hingga masuk ke rumah warga 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Warga Dusun Tanjung Parappa, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar), kerap panik saat gelombang pasang air laut naik dan masuk ke pemukiman mereka.

Gelombang air laut tinggi menurut warga sering masuk ke pemukiman melewati tanggul, bahkan hingga menyerobot ke dalam rumah warga.

Baca juga: Update Jadwal Kapal Pelni KM Egon hingga 28 Februari 2025: Besok Rute Lembar - Surabaya

Baca juga: Oknum karyawan Perusahaan Sawit di Pasangkayu Diciduk Polisi Kantongi Sabu Hendak Ditwarkan ke Rekan

Dari keterangan warga setempat, peristiwa itu sering terjadi, bahkan hampir tiap malam.

"Apalagi saat musim angin kencang begini," ujar Ilham, salah satu warga, saat ditemui di lokasi.

Hal ini sangat meresahkan warga, khususnya bagi para nelayan.

"Kalau ombak besar lagi, kami para nelayan terpaksa menjaga perahu kami agar tidak terbawa arus," tambah Ilham.

Selain itu, menurut Ilham sudah banyak perahu nelayan yang rusak akibat dihantam ombak besar di pinggir pantai.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Rabu (19/2/2025), tanggul di pesisir pantai Tanjung Parappa nampak rendah, dan memang sulit untuk menahan gelombang tinggi.

Sementara itu, bagian tanggulnya juga sudah nampak retak-retak.

Pemukiman warga juga terlihat becek, akibat sering terndam air laut.

Puluhan rumah warga yang bermukim di pesisir pantai Tanjung Parappa kerap terdampak air pasang ini.

Para warga khususnya nelayan berharap agar pihak pemerintah dapat mengatasi kondisi ini.

Mereka sangat mengharapkan pembuatan pemecah ombak di laut, agar gelombang tidak terlalu besar, saat mencapai tanggul.

"Seandainya ada pemecah ombak di laut, mungkin tidak separah ini," kata Ilham.

Tribun-Sulbar.com sudah mengkonfirmasi hal ini kepada Lurah Pasangkayu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved