Jumat, 22 Mei 2026

Jalan Rusak Pasangkayu

Lubang di Jalan Poros Desa Polewali Pasangkayu Sering Makan Korban

Posisi lubang yang berada dekat tikungan sering tidak terlihat oleh pengendara.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Lubang di Jalan Poros Desa Polewali Pasangkayu Sering Makan Korban
Tribun Sulbar / Taufan
Jalan Rusak - Penampakan lubang di jalan poros Desa Polewali, Pasangkayu kerap memakan korban, Rabu (29/1/2025) 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU - Lubang di ruas jalan Dusun Lalumpang, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar), sering memakan korban.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Rabu (29/1/2025), lubang tersebut berada di pinggir jalan.

Baca juga: Polisi Amankan Motor Pelaku Balapan Liar Sering Meresahkan Warga Pangale Mamuju Tengah

Baca juga: Kecamatan Mamuju Paling Terdampak Banjir 85 KK dengan 500 Jiwa Terdampak dan 85 Rumah Terendam

Salah satu warga, Nani saat ditemui di rumahnya mengatakan, sudah banyak pengendara yang jatuh karena lubang itu.

Posisi lubang yang berada dekat tikungan sering tidak terlihat oleh pengendara.

"Apalagi pengendara orang jauh," ujar Nani.

Dia mengatakan, baru-baru ini ada lagi pengendara yang jatuh karena menginjak lubang itu.

"Waktu itu malam, mungkin karena laju, jadi orangnya terpental sekitar 8 meter dari lubang," tambah Nani.

Dia menjelaskan, di sekitar ruas jalan itu dulunya terdapat banyak lubang, sebelum diperbaiki.

Sedangkan luang yang masih tersisa itu, sebelumnya juga pernah ditimbun.

Akan tetapi timbunan aspal tersebut malah menjadi gundukan, hingga menambah bahaya bagi pengendara yang tidak sengaja menginjaknya.

"Pernah ditimbun, tapi hanya sekedarnya saja. Mungkin juga karena jalan itu selalu digenangi air, makanya berlubang kembali," terangnya.

Di sekitar lubang, warga juga sudah memasang penanda berupa ban yang dibungkus karung putih.

Nani dan warga lain berharap, agar lubang itu segera diperbaiki.

Hal itu demi menghindari korban-korban selanjutnya.

Sementara itu, Sunar Kabid PU Pasangkayu saat dikonfirmasi mengatakan, jalan itu memang sudah sering mereka tambal.

"Cepat memang rusak, karena di situ jalur air," ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa jalan trans itu merupakan  wewenang Balai Provinsi.

"Insya Allah akan kami koordinasikan dengan balai provinsi," tambahnya.

Tribun-Sulbar.com juga sudah melakukan konfirmasi ke pihak Balai jalan provinsi, namun sampai saat ini belum ada respon.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved