Kamis, 23 April 2026

Gagal Panen Durian

Gegara Ini, 40 Pohon Durian Otong Petani di Pulliwa Polman Gagal Panen

Dia menanam 40 bibit pohon durian jenis montong, bawor, musangkin, masmuar sejak lima tahun terakhir.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Gegara Ini, 40 Pohon Durian Otong Petani di Pulliwa Polman Gagal Panen
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Petani bernama Ramli saat memegang sisa buah durian gagal panen di Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Polman, Rabu (29/1/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sebanyak 40 pohon durian montong milik petani bernama Ramli (57) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) alami gagal panen dilanda musim hujan berkepanjangan, Rabu (29/1/2025). 

Musim hujan ini dimulai sejak September 2024 hingga Januari 2025 atau sekitar empat bulan lamanya.

Baca juga: 50 Ucapan Imlek 2025 Bahasa Mandarin, Inggris, dan Indonesia, Cocok Dikirim ke Atasan atau Keluarga

Baca juga: PDAM Mamuju Butuh Waktu 4 Hari Perbaikan, Warga Mulai Keluhkan Air Bersih

Membuat bunga durian yang sudah mulai berbentuk buah rontok dan jatuh gegara musim hujan.

Kebun milik Ramli ini berada di Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, Polman, seluas kurang lebih setengah hektar.

Dia menanam 40 bibit pohon durian jenis montong, bawor, musangkin, masmuar sejak lima tahun terakhir.

Mulai berbuah dan panen pada 2023 lalu, namun karena musim penghujan di 2024 alami gagal panen.

"Tidak ada satu pohon buah tinggal maksimal, semuanya gugur karena musim hujan berkepanjangan," kata Ramli kepada wartawan. 

Dia mengatakan ada dua faktor penyebab gagal panen durian Otong, yakni curah hujan tinggi. 

Kemudian keluarnya bunga durian bersamaan dengan keluarnya daun muda pada pohon durian. 

Sehingga kata Ramli makanan pupuk itu lebih banyak diserat daun mudah dibanding bunga durian.

"Lalu bunga durian yang sudah mau berubah jadi buah, rontok gugur dengan sendirinya," lanjutnya. 

Dia menyebut sepanjang 2023 lalu, kebanyakan musim hujan terjadi tanpa diselingi musim kemarau. 

Ramli mengatakan di tahun 2023 lalu, ada sekitar 30 pohon durian di kebunnya ini panen buah. 

Dia bahkan memperoleh kurang lebih satu ton buah durian dikonsumsi dan juga banyak dijual. 

“hampir dikatakan 40 pohon ini tidak ada berbuah, baik itu Otong, Musangkin, Bawor dan Masmuar," katanya lagi. 

Dia menambahkan selain musim hujan, kurangnya suplai pupuk juga jadi penyebab gagal buah. 

Sehingga pengalaman gagal panen tahun ini akan dijadikan pembelajaran agar tidak terulang lagi. 

Ramli menyebut dari empat jenis durian di kebunnya ini, jenis Masmuar dan Musangkin yang paling bagus.(*) 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved