Rabu, 10 Juni 2026

Wisata Polman

WIsata Polman: Wisata Aliran Sungai Papandangan Ramai Dikunjungi di Hari Libur

Lokasinya mudah diakses, sekitar 30 menit dari Kota Polewali, Kecamatan Polewali, Polman.

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto WIsata Polman: Wisata Aliran Sungai Papandangan Ramai Dikunjungi di Hari Libur
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Pengunjung menikmati aliran sungai Papandangan, Desa Papandagan, Kecamatan Anreapi, Polman, Sabtu (9/11/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Masih bingung mau wisata kemana di Polman?

Tenang, banyak lokasi wisata bisa kamu kunjungi kalau ke Polman. 

Salah satunya mengunjungi objek wisata Sungai Papandangan, di Desa Papandangan, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menjadi salah satu pilihan tempat berlibur di akhir pekan.

Baca juga: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Mamasa untuk Liburan Imlek 2025

Baca juga: Akses Jalan Wisata Polo Pantai Mamuju Tengah Bak Kubangan Kerbau Dikeluhkan Warga

Wisata aliran sungai Papandangan menawarkan sajian alam menarik dengan suasana khas pedesaan. 

Selain suasana, airnya juga sejuk dan bersih.

Sekitar lokasi wisata juga amsih alami. 

Lokasinya mudah diakses, sekitar 30 menit dari Kota Polewali, Kecamatan Polewali, Polman.

Pengunjung mengambil arah ke Jl Poros Mamasa, saat masuk ke wilayah Kecamatan Anreapi, belok kiri ke Desa Papandagan.

Akses jalan menuju ke lokasi ini juga cukup mudah, dapat dilewati kendaraan roda empat.

Hamparan sawah dan pegunungan, serta rumah warga di pinggir jalan khas pedesaan.

Saat tiba di lokasi, terdapat jejeran gazebo untuk kapasitas 10 orang, disewa dengan harga Rp 50 ribu.

Jejeran gazebo ini tepat disamping aliran sungai, serta terdapat fasilitas untuk bakar-bakar ikan bersama keluarga.

Terdapat pula warung makan bakso, mie siram dan kopi hangat disediakan warga sekitar.

"Sangat cocok untuk liburan bersama keluarga, utamanya bakar-bakar ikan di pinggir sungai," kata salah satu pengunjung, Didi kepada wartawan.

Dia mengatakan aliran sungai Papandagan masih cukup bersih, lantaran objek wisatanya berada di desa terakhir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved