Pengeroyokan Pengusaha Laundry
Bermula dari Adu Mulut, Pengusaha Laundry di Mamuju Babak Belur Dikeroyok Orang-orang Ini
Aksi kekerasan ini baru berhenti setelah warga yang berada di warung makan melerai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Seorang-pengusaha-laundry-di-Mamuju-Nursiah-sa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Bermula dari adu mulut, pengusaha laundry di Mamuju dikeroyok di salah satu warung Mamuju di Jalan Bau Masepe, Sabtu (25/1/2025).
Ialah Nursiah harus menahan sakit akibat luka pengeroyokan.
Nursiah luka parah di bagian wajah.
Baca juga: Buruan ke Toko Buku Gramedia Mamuju! Ada Semesta Buku Mulai Rp5 Ribu Hingga Diskon 70 Persen
Baca juga: Aspal Jalan Trans Sulawesi di Mamuju Tengah Rusak Berat, Kontraktor Dalih Akibat Alam
Berdasarkan keterangannya, Nursiah dikeroyok para pekerja Tempat Hiburan Malam (THM).
Menurut keterangan korban yang ditemui di tempat usahanya pada Minggu (26/1/2025), insiden bermula saat ia tengah makan di warung tersebut.
Di lokasi yang sama, ada sejumlah pekerja THM yang ia kenal.
Percakapan awal yang membahas masalah lama berubah menjadi adu mulut hingga berujung pada pengeroyokan.
“Salah satu dari mereka memprovokasi, dan kami sempat terlibat cekcok. Tidak lama kemudian, mereka menyerang saya. Salah satu memegang saya, sementara yang lain memukul wajah saya. Ada juga yang menggunakan benda tumpul hingga pelipis saya robek,” ungkap Nursiah.
Aksi kekerasan ini baru berhenti setelah warga yang berada di warung makan melerai.
Pelaku segera melarikan diri, sementara Nursiah dilarikan ke rumah sakit oleh warga setempat untuk mendapatkan perawatan medis.
Tak terima dengan kejadian tersebut, korban melaporkan peristiwa itu ke Polresta Mamuju.
Dalam laporan polisi bernomor LP/B/30/I/2025/SPKT/Rest Mamuju/Sulbar, Nursiah menyebutkan tiga terduga pelaku, yakni NA, EL, dan EK.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polresta Mamuju belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut.
Wartawan masih berupaya menghubungi pihak berwenang untuk konfirmasi lebih lanjut.(*)
Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi
| Harga TBS Sawit di Mamuju Tengah Anjlok hingga Rp1.000 per Kilogram, Petani Menjerit |
|
|---|
| Harga TBS Jeblok, Petani Sawit di Pasangkayu Merintih Hasil Panennya Tak Terbeli |
|
|---|
| Kena "Prank" Kupon LPG 3 Kg, Emak-emak di Mamuju Soraki Petugas karena Kehabisan Gas |
|
|---|
| Manipulasi Narasi Digital & Profesionalisme Penegakan Hukum: Melawan Arus Trial by Social Media |
|
|---|
| Intip Ramalan Shio Hari Ini, Peluang Karier Shio Kerbau Terbuka, Bagaimana Shio Anjing? |
|
|---|