PSM Makassar

Gara-gara Main 12 Pemain Lawan Barito, PSM Disanksi Kalah WO dan Denda Rp90 Juta Kini Tunggu Banding

Pria akrab disapa Fajrin ini menuturkan, pihaknya belum mengetahui teknis pelaksanaan pemeriksaan Komite Banding.

Editor: Ilham Mulyawan
Instagram @psbaritoputeraofficial
Viral video 12 pemain PSM Makassar terlihat berada di dalam lapangan saat menghadapi Barito Putera di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (22/12/2024) pukul 16.30 Wita. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Gara-gara main 12 orang, PSM Makassar dikenakan sanksi PSSI.

Sanksi untuk PSM dikenakan saat laga melawan Barito Putera di laga pekan ke-16 Liga 1 musim 2024/2025.

Pertandingan PSM Makassar menghadapi Barito Putera pekan pada pekan 16 BRI Liga 1 memang cukup kontroversi karena terjadi insiden 12 pemain.

Sanksi yang diberikan oleh Komdis adalah pengurangan tiga poin dan kemenangan di laga tersebut diberikan ke Barito Putera dengan skor WO 3-0.

Sanksi PSM Makassar dalam dipublish PSSI melalui laman resmi. 

Adapun jenis pelanggaran yang dilakukan oleh PSM Makassar adalah jumlah pergantian pemain yang melebihi kapasitas.

PSM Makassar telah menyerahkan memori banding kepada Komite Banding PSSI.

PSM Makassar mengajukan banding atas keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menghukum Juku Eja kalah 3-0 dari Barito Putera, pengurangan tiga poin (forfeit) dan denda Rp 90 juta.

Baca juga: Sidang Pendahuluan Sengketa Pilkada di MK Mulai 16 Januari KPU Sulbar Siapkan Jawaban dan Alat Bukti

Baca juga: BPOM Belum Bisa Pastikan Minuman Kemasan Penyebab Kematian Remaja Puteri di Papalang Mamuju

Hukuman ini diberikan setelah Komdis PSSI menilai PSM Makassar terbukti melanggar dengan memainkan 12 pemain saat menjamu Barito Putera.

PSM Makassar bermain 12 orang selama 40 detik di akhir laga melawan Barito Putera pada pekan 16 Liga 1 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (22/12/2024).

Laga tersebut sebenarnya berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan PSM Makassar atas Barito Putera.

Akibat sanksi didapat, posisi PSM Makassar di klasemen harus turun ke peringkat 11 dengan 24 poin. Dua gol Aloisio Soares dan satu gol Nermin Haljeta  juga harus dianulir.

Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin mengatakan memori banding telah diserahkan ke Komite Banding.

Bahkan, per 1 Januari lalu semua dokumen juga telah dilengkapi.

“Sekarang tinggal tunggu dari Komite Banding,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com. Minggu (5/1/2025).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved