Jumat, 5 Juni 2026

Berita Mamuju

Ditemui Wartawan di Mamuju, Jusuf Kalla Ogah Komentari Kabinet 'Gemoy' Prabowo Gibran

Kabinet tersebut terdiri dari 48 menteri dan 55 wakil menteri yang akan bertugas pada periode pemerintahan 2024-2029.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Ditemui Wartawan di Mamuju, Jusuf Kalla Ogah Komentari Kabinet 'Gemoy' Prabowo Gibran
suandi
Ketua DMI Pusat, JK usai kukuhkan DMI Sulbar di Masjid Baitul Anwar, Kompleks Perkantoran Gubernur Sulbar, Senin (28/10/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Wakil Presiden RI periode 2004-2009 dan 2014-2019  Jusuf Kalla atau akrab disapa JK memilih bungkam  ketika ditanya tanggapannya terkait komposisi Kabinet Merah Putih yang baru dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kabinet tersebut terdiri dari 48 menteri dan 55 wakil menteri yang akan bertugas pada periode pemerintahan 2024-2029.

Kabinet 'Gemuk' ini imbas ada beberapa kementerian yang dipisah menjadi kementerian baru, seperti Kementerian Hukum dan HAM kini dibagi menjadi Kementerian HAM, Kementerian Hukum dan Kementerian Imigrasi.

Belum lagi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga kini dipisah.

Lalu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang kini terpisah menjadi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Kementerian Sains dan Teknologi, serta Kementerian Kebudayaan.

Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) juga mengalami pemisahan, demikian pula Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dipecah menjadi dua kementerian terpisah.

"Tidak ada," ujar JK sambil berjalan cepat menuju mobil Toyota Alphard yang sudah menunggunya.

Kehadiran JK di Sulbar untuk menghadiri pelantikan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Barat di Masjid Baitul Anwar, Kompleks Kantor Gubernur Sulbar pada Senin, 28 Oktober.

Baca juga: Bukan karena Kritik Prabowo - Gibran, Alasan Viral Pembekuan BEM FISIP Unair Diungkap Dekan

Baca juga: Pemerhati Kakao: Premi Barry Callebaut Dikirim Langsung ke Rekening Petani, Tidak Melalui PT BSMS

JK menolak mengomentari cabinet Prabowo Gibran.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya upaya memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan umat.

Menurut JK, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial yang dapat memberdayakan masyarakat.

JK juga berharap agar pengurus DMI Sulbar dapat mengemban tugas dengan baik serta mendorong kemajuan masjid di wilayah tersebut.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved