Jumat, 1 Mei 2026

Berita Polman

Pasar Induk Wonomulyo Polman Ditarget Setor PAD Rp 1,3 Miliar, Hingga Juni Baru 27 Persen

Pemerintah kecamatan mencatat pasar induk ini menyumbang PAD sebesar Rp 800 juta di tahun 2023 lalu.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Pasar Induk Wonomulyo Polman Ditarget Setor PAD Rp 1,3 Miliar, Hingga Juni Baru 27 Persen
Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli
Kompleks Pasar Induk Wonomulyo berada di Jl Muhammad Yamin, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Polman, Senin (19/8/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Pemerintah Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ditarget menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pasar Induk Wonomulyo sebesar Rp 1,3 Miliar di tahun 2024 ini, Senin (19/8/2024).

Pasar Induk Wonomulyo terbesar di Polman ini penyumbang PAD terbesar di Kecamatan Wonomulyo.

Pemerintah kecamatan mencatat pasar induk ini menyumbang PAD sebesar Rp 800 juta di tahun 2023 lalu.

Sementara dari Januari hingga Juni 2024, setoran PAD pasar ini baru mencapai 27,4 persen atau Rp 364 juta.

Baca juga: Pedagang Pasar Wonomulyo Polman Kecewa, Presiden Jokowi Batal ke Polman

Transaksi jual beli dalam kompleks pasar berada di Kelurahan Sidodadi ini beroperasi 24 jam.

Ratusan lost berada di dalam kompleks, serta pedagang asongan di luar, terdapat pula pasar ikan.

Tiap Rabu dan Minggu merupakan hari pasar, ratusan warga berkumpul untuk transaksi.

Camat Wonomulyo Samiaji menyampaikan target yang diberikan pemerintah kabupaten melalui Badan Pendapatan Daerah (Bampenda) Polman cukup besar.

"Tahun sebelumnya dengan tahun ini masih sama, target PAD dari pasar Rp 1,3 miliar, tahun lalu PAD hanya Rp 800 juta, terlalu besar kita diberi target," terang Samiaji kepada wartawan.

Dia menjelaskan PAD Pasar Wonomulyo ini terdiri dari retribusi kendaraan parkir hingga iuran lost Rp 60 ribu per bulan.

Lost dalam kompleks pasar dan para pedagang yang berada di luar kompleks juga membayar iuran kebersihan.

Sementara petugas kebersihan di Wonomulyo masi dalam tanggungan pemerintah Kecamatan Wonomulyo.

"Kalau petugas kebersihan itu, pemerintah kecamatan yang gaji, bukan dinas lingkungan hidup dan kebersihan," lanjutnya.

Jumlah petugas kebersihan di Kecamatan Wonomulyo sendiri kurang lebih 20 petugas.

Memperoleh gaji Rp 850 untuk angkut sampah, sementara sopir armada Rp 1 juta per bulan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved