Jokowi ke Sulbar
Jokowi Akan Naik Helikopter Super Puma dari Mamuju ke Mamasa
Jokowi direncanakan akan mendarat di Lapangan Sepak Bola Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat menggunakan Super Puma
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Tiga-helikopter-Super-Puma-TNI-AU-yang-akan-ditumpangi-Presiden.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA -- Dalam rangka mempersiapkan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Mamasa Pj. Gubernur Sulbar, Zudan Arif Fakrulloh, Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adang Ginanjar dan Panglima Daerah Militer XIV Hasanuddin Makassar, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun Kunjungi Kab. Mamasa Serta Melakukan Pengecekan Fasilitas Yang Akan di Kunjungi Presiden RI Ir Joko Widodo, Sabtu (20/4/2024) kemarin.
Kapolres Mamasa Akbp Muhammad Amiruddin mengatakan, Jelang Kunjungan RI 1 di Mamasa Kami aparat TNI dan Polri sudah siap menerima kunjungan presiden ke kabupaten Mamasa.
"Anggota telah dipersiapkan untuk pengamanan kedatangan RI 1, dan anggota telah benar-benar dipersiapkan semaksimal mungkin" ujar Amiruddin.
Dalam agendanya, Presiden Jokowi direncanakan berangkat dari Mamuju pada Selasa (23/4/2024) kemudian akan mendarat di Lapangan Sepak Bola Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat menggunakan Helikopter Super Puma.
Kemudian meninjau RSUD Kondosapata Mamasa dan Pasar- Rakyat Mamasa.
Dikutip dari Kompas.com, Helikopter Super Puma merupakan heli buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
Dilansir dari laman PT DI, helikopter Super Puma NAS-332 C1+ adalah produk PT DI dibekali dengan sejumlah kecanggihan.
Baca juga: Pajak Kendaraan Bermotor Sumbang Rp 23 Miliar PAD Sulbar
Baca juga: Presiden Jokowi Tiba di Mamuju Sulbar Besok Sore, Pantau SMK Rangas & ke Mamasa Tak Jadi ke Polman
Kecanggihan itu di antaranya Avionic Glass Cockpit, disertai sensor optik AHRS (Attitude Heading and Reference System), dan teknologi FMS (Flight Management System).
Selain itu, dilengkapi instrumen yang digunakan pilot untuk mengatur rencana terbang (Flight Plan) meliputi jalur yang akan dilewati helikopter, serta SAR Direction Finder untuk menangkap sinyal ELT (Emergency Locator Transmitter).
Helikopter Super Puma memiliki NVG (Night Vision Goggle), Weather Radar dan Emergency Floatation untuk melakukan pendaratan darurat di atas air.
Helikopter Super Puma dapat terbang selama empat jam dengan kecepatan maksimum 306 kilometer per jam.
Mengenai daya tampung, helikopter Super Puma mampu mengangkut 18 pasukan dan 3 crew (Pilot, Co-Pilot dan Juru Mudi Udara).
Helikopter tipe Super Puma merupakan heli angkut berat multi-purpose yang dapat digunakan untuk military transport, kargo, paratroop transport, medical evacuation, serta VIP. Helikopter Super Puma NAS-332 C1+ dilengkapi dengan Hoist untuk menarik atau mengevakuasi korban pada sisi pintu kanan.
Selain itu, Super Puma NAS-332 C1+ juga memiliki sling yang berfungsi untuk membawa barang atau kendaraan taktis dengan beban maksimal 4,5 ton. (Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul https://www.kompas.com/tren/read/2022/02/28/100500865/spesifikasi-helikopter-super-puma-produk-pt-di-bisa-mendarat-daurat-di-atas?page=all)
Apel Kesiapan