Minggu, 12 April 2026

Pemilu 2024

KPU Polman Jamin KPPS Tumbang Karena Kelelahan Terima Perawatan Maksimal

Usai mendapat kabar itu, ia langsung mengarahkan anggota PPK Kecamatan Alu melihat langsung kondisi Dewi Sakti.

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto KPU Polman Jamin KPPS Tumbang Karena Kelelahan Terima Perawatan Maksimal
ist
Ketua KPPS di Polman diraat setelah bertugas dua hari dan dua malam 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Dewi Sakti (24) dari Desa Puppuring, Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar (Polman) harus jalani perawatan di puskesmas, Sabtu (17/2/2024).

Ketua KPPS ini tumbang usai kelelahan setelah sibuk bekerja siang dan malam selama dua hari, mulai hari pemilihan, Rabu dan Kamis (14-15/2/2024).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Nurjannah Waris buka suara soal ketua KPPS bernama Dewi Sakti (24) yang harus dirawat lantaran kelelahan saat bertugas, Sabtu (17/2/2024).

Nurjannah memastikan anggotanya tersebut mendapat pelayanan kesehatan maksimal.

Ia turut prihatin usai mendengar adanya ketua KPPS harus dirawat lantaran kelelahan saat bertugas.

Usai mendapat kabar itu, ia langsung mengarahkan anggota PPK Kecamatan Alu melihat langsung kondisi Dewi Sakti.

"Saya pastikan teman-teman PPK untuk turun melihat kondisinya langsung, kami jamin ia mendapatkan perawatan medis maksimal," terang ketua KPU Polman, Nurjannah Waris kepada wartawan.

Disebutkan lima komisioner KPU Polman yang telah berbagi tugas wilayah turun menjenguk setiap anggota penyelenggara yang sakit.

Lantaran tidak hanya ketua KPPS yang mendapat perawatan, terdapat pula anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang ikut dirawat.

Satlinmas tersebut berasal dari Kelurahan Mapilli yang bertugas mengamankan jalannya pemilihan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Kami sudah berbagi dengan teman-teman komisioner, mengunjugi setiap Puskesmas tempat anggota kami dirawat," lanjutnya.

"Kami pastikan teman-teman yang sakit insyaallah dapat penanganan medis maksimal," tegasnya.

Dewi Sakti harus mendapat perawatan opname lantaran kelelahan usai bertugas sebagai penyelenggara.

Ia dilarikan ke puskesmas usai mengantar kotak suara menuju Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) pada Jumat (17/2/2024) kemarin.

Setelah merampungkan perhitungan, ia kembali mengantarkan kotak suara menuju PPK pada Jumat (16/2/2024).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved