Viral Lokal
Viral Bocah di Topoyo Mamuju Tengah Nekat Panjat Tower Telkomsel
Dalam video yang diunggah akun Instagram @InfoMamuju tampak bocah itu berada di ujung tower tinggi kurang lebih 70 meter.
Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Viral di media sosial, video seorang bocah nekat panjat tower jaringan di Kabupaten Mamuju Tengaj, Sulawesi Barat.
Sesuai informasi beredar, kejadian itu di Dusun Ngapaboa, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @InfoMamuju tampak bocah itu berada di ujung tower tinggi kurang lebih 70 meter.
Baca juga: Pemuda Polman Nekat Panjat Tower 100 Meter Akibat Mabuk Lem, Kini Diamankan Polisi
Aksi bocah itu menjadi tontonan warga sekitar dan pengendara yang melintas di daerah Topoyo.
Dalam unggahan tersebut dilike 1.004 kali dan dibagikan sebanyak 67 kali.
Kemudian video itu mendapat komentar 43 kali dari netizen.
"Berkebutuhan khusus itu makanya begitu," tulis akun Instagram unhy_kaila di kolom komentar.
Sementara itu Kapolsek Topoyo Ipda Edy Susilo mengatakan, anak yang panjat tower TBS Telkomsel itu mengalami keterbelakangan mental.
"Kejadiannya pada Selasa 30 Januari 2024 kemarin, anak (bocah) mengalami keterbelakangan mental hingga nekat panjat tower," kata Edy dalam keterangan resmi diterima Tribun-Sulbar.com, Rabu (31/1/2024).

Edy menuturkan, awal kejadian ini pada pukul 16.30 Wita.
Saat itu, ibu dari anak tersebut sedang membersihkan sampah (menyapu) di belakang rumah dengan kondisi pintu rumah terbuka.
Tidak berselang lama, ibu anak tersebut mendengar ada warga yang ingin belanja di tokonya.
Saat ingin melayani pembeli, ibu itu melihat tidak ada anaknya di dalam rumah.
"Anak keterbelakangan mental ini memang dikuncikan di dalam rumah, saat ibunya tidak melihat di dalam rumah dia langsung pergi mencari anaknya itu dan dia melihat anaknya sudah berada di atas tower," katanya.
Atas kejadian itu kepolisian bersama BPBD Mateng dan Damkar Mateng langsung mengevakuasi anak itu dari atas tower.
Beruntung, anak tersebut selamat.
Usai dievakusi langsung diserahkan ke orangtuanya di Desa Topoyo.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.