Berita Majene
Kepala Dinas Kesehatan Majene Siap Mundur Jika?
Mahasiswa menilai Dinas Kesehatan tidak becus dalam mengelola rumah singgah pasein Majene di Kota Makassar.
Penulis: Juita Mammis | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kadis-Kesehatan-Kabupaten-Majene-dr-Rahmat-Malik-saat-diwawancarai-Tribun-Sulbarcom.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Majene, Rahmat Malik, mengaku siap melepas jabatannya jika kinerjanya tak sesuai.
Hal itu disampaikan Rahmat merespon tuntutan Ikatan Mahasiswa Mandar Majene Indonesia (IM3I) saat demo di kantor bupati, Rabu (29/11/2023) siang tadi.
Mahasiswa menilai Dinas Kesehatan tidak becus dalam mengelola rumah singgah pasein Majene di Kota Makassar.
Rahmat pun menegaskan, siap mundur dari jabatannya sesuai tuntutan mahasiswa.
"Apapun petunjuk dari pimpinan karena jabatan itu amanah, jika saya sudah tidak dibutuhkan ya selesai," pungkas dokter umum tersebut.
Namun, ia mengatakan terus berupaya memperbaiki dan mengevaluasi kinerja.
"Ini (tuntutan mahasiswa) adalah masuk, karena ada pengelola di atas (Makassar) yang bertanggung jawab terhadap rumah singgah pasien Majene," ujarnya.
Ia mengaku, akhir-akhir ini kurang mendapat laporan terkait kondisi dan permasalah di rumah singgah pasien Maje di Makassar.
"Permasalahan RSP kita akan bicarakan dengan bapak bupati, wakil bupati, sekertaris daerah dan mengajak mahasiswa IMI3 untuk ke Makassar," tuturnya.(*)