Berita Pasangkayu
Dua Jamaah Haji Pasangkayu Tertahan di Tanah Suci karena Sakit
Keduanya dikabarkan, belum mendapat izin pemulangan oleh otoritas Arab Saudi.
Penulis: Jufriadi | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Jamaah-Haji-Indonesia-menunggu-kepulangan-ke-Tanah-Air.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Dua jemaah haji asal Kabupaten Pasangkayu, dilaporkan belum bisa pulang ke tanah air karena sakit.
Jemaah haji yang jatuh sakit itu, bernama H Arifin yang kini di rawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz Arab Saudi.
Kepastian informasi ini, disampaikan Ketua Rombongan Jamaah Haji Pasangkayu, Irfan Rusli Sadek, saat dikonfirmasi Senin, (1/8/2023) malam, pukul 22.00 WITA.
"Jemaah haji Pasangkayu yang belum pulang, namanya H Arifin, bersama istrinya," jelasnya.
Kedua warga Pasangkayu ini, beralamat di Dusun Tanah Mobil, Desa Sarudu Kecamatan Sarudu.
"Dia dirawat di RS.King Abdul Azis Arab Saudi, karena sakit," jelasnya.
Disampaikan, istrinya Hj Nurhana, meminta untuk mendampingi suaminya disana.
Keduanya dikabarkan, belum mendapat izin pemulangan oleh otoritas Arab Saudi.
Sebelumnya diberitakan, Kloter 37 jemaah haji Kabupaten Pasangkayu, tiba di Masjid Almadania Jalan Trans Sulawesi Kelurahan Pasangkayu, Selasa (1/8/2023).
Total ada 151 jemaah haji Pasangkayu tahun ini.
Saat jemaah haji tiba disambut oleh Pemerintah Kabupaten Pasangkayu.
Dari 151 jemaah haji ini, ada 103 orang yang diterima pemerintah.
Jemaah haji itu tiba menggunakan menggunakan 6 (enam) bus, sekitar pukul 14.00 WITA.
Sementara jemaah haji lainnya dijemput masing-masing keluarganya di Makassar Sulawesi Selatan.
Ketua Rombongan Jemaah Haji Pasangkayu, Irfan Rusli Sadek, melaporkan bahwa semua jemaah pulang dalam keadaan selamat tidak ada meninggal dunia.