Kamis, 9 April 2026

OPINI

Marak Kasus Kekerasan, Tanda Manusia Tidak Bersikap Moderasi

Tindakan kekerasan berupa pembunuhan dan lain lain sangat mudah dilakukan seseorang karena tidak menanamkan dalam dirinya bersikap Moderasi.

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Marak Kasus Kekerasan, Tanda Manusia Tidak Bersikap Moderasi
ist
Muhammad Saleh, Mahasiswa STAIN Majene 

Oleh:
Muhammad Saleh
Mahasiswa STAIN Majene

TRIBUN-SULBAR.COM - Marak tindak kekerasan di Indonesia.

Mulai pembunuhan hingga pelecehan.

Tindakan kekerasan begitu marak terjadi dimana-mana dan bisa dilakukan oleh siapa saja baik dilakukan oleh aparat atau masyarakat sipil sendiri.

Sedangkan negara kita adalah negara bineka tunggal Ika dan Pancasila sebagai pedoman kita sebagaimana di sila ke 2 kemanusiaan yang adil dan beradab.

Tindakan kekerasan berupa pembunuhan dan lain lain sangat mudah dilakukan seseorang karena tidak menanamkan dalam dirinya bersikap Moderasi.

Apa itu?

Moderasi merupakan perilaku mengurangi tindak kekerasan dan pengurangan keekstriman sehingga seseorang yang bermoderasi akan bersikap toleran saling menghormati satu sama lain dan anti kekerasan, yakni menjauhkan dirinya dari tindakan yang merugikan individu lain dan memilih jalan tengah untuk menyelesaikan suatu masalah.

Sedangkan di dalam (KBBI) mempunyai dua pengertian yaitu: Mengurangi kekerasan, dan menghindari tindakan yang ekstrim di dalam cara pandang, dan bersikap dalam beragama.

Orang awam lebih cenderung memilih kekerasan untuk menyelesaikan suatu masalah dengan cepat demi mencapai suatu tujuannya, tanpa mementingkan dampaknya kepada individu lain, mengubah suatu kenyataan tidak harus dengan kekerasan tetapi menyikapinya dengan moderat.

Lalu menyelesaikan masalah memilih jalan tengah bersikap adil, mampu mengeratkan tali persaudaraan, dapat memperoleh perdamaian, dan saling menghargai perbedaan.

Seperti diungkapkan Prof. Dr. Ali Ramdhani, bahwa moderasi adalah cara pandang, bersikap dan cara untuk beragama dalam kehidupan dengan cara mewujudkan ajaran agama yang menjaga hak agar dihormati dan membangun kedamaian berdasarkan cara yang adil.

Bersikap moderat dapat menjaga kerukunan serta jauh dari tindakan kekerasan atau radikalisme dalam suatu negara. Karena moderat merupakan pengurangan kekerasan serta memperbaiki cara pandang kita yang begitu ekstrem.

Orang yang moderat akan toleran dan lebih dominan bersikap adil layaknya seperti seorang wasit yang berada di lapangan yakni menjadi wasit yang adil tidak berpihak kepada siapapun.

Serta selalu mengambil jalan tengah yakni tidak bersifat terlalu berlebihan dan tidak kekurangan.

Sehingga sangat diperlukan menanamkan di dalam diri kita sipat yang moderat anti kekerasan, toleran, dan adil agar dapat membangun lingkungan masyarakat yang akan cinta kepada kedamaian.

Dapatkah terwujud?

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved