Berita Polman

Terima BLT BBM Rp606 Ribu, Sopir Pete-pete di Polman Ingin Bantuan Serupa Terus Berlanjut

Dikatakan beberapa bulan terakhir ini, penumpang angkutan umum di Polman cukup sepi. Belum lagi, kenaikan tarif angkutan umum juga naik

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
Fahrun/Tribun-Sulbar.com
Sopir Petepete di Polman terima BLT BBM 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Para sopir pete-pete di Polewali Mandar (Polman) menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), sebesar Rp606 ribu per orang, Kamis (22/12/2022).

Mereka yang menerimia bantuan itu sebanyak 141 orang.

Bantuan itu diterima para sopir di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Polman, Jl MR Muh, Yamin Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kamis (22/12/2022).

Baca juga: 141 Sopir Pete-pete di Polman Terima BLT BBM Rp606 Ribu per Orang, Terima di Kantor Dishub

Para penerima berasal dari 16 kecamatan di Polman, yang bekerja sebagai sopir angkutan.

Mereka antre sejak pukul 08.00 Wita, karena harus membuka rekening di ruangan kantor Dishub Polman.

"Ya kita cukup bersyukur, meski bantuan ini hanya cukup untuk kebutuhan bulan ini saja," ujar sopir mobil angkutan, Fandi usai menerima bantuan tersebut.

Dikatakan beberapa bulan terakhir ini, penumpang angkutan umum di Polman cukup sepi.

Belum lagi, kenaikan tarif angkutan umum yang mereka naikkan setelah adanya kenaikan BBM.

Meski begitu, Fandi tetap bersyukur dengan adanya bantuan itu, dan berharap bantuan serupa tetap ada.

"Kami menanti lagi jika ada bantuan seperti ini. Kalau bisa setiap bulan," terangnya tertawa.

Pada kesempatan sama, Kepala Bidang Perhubungan, Dishub Polman, Fitriani mengatakan para penerima tersebut, ialah mereka yang telah memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Seperti sopir harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), kartu pengawasan dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Juga dalam rangka menekan inflasi setelah naiknya BBM, yang diikuti dengan naiknya sejumlah bahan pokok," tambahnya.

Disebutkan total anggaran keseluruhan untuk para sopir mobil mencapai Rp84 juta dibagi ke 141 sopir.

Ia berharap para sopir mobil yang menerima bantuan agar tetap membayar retribusi Rp50 ribu per tahun.

Serta menggunakan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan akan BBM dalam mencari penumpang atau rejeki.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved