Jumat, 22 Mei 2026

Longsor Polman

Sudah 3 Hari Akses Jalan Penghubung Matangnga Bulo di Polman Tertutup Longsor

Longsor tersebut tepatnya berada di Dusun Pise, Desa Lilli, Kecamatan Matangnga, terjadi sejak Senin (12/12/2022) kemarin sore.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Sudah 3 Hari Akses Jalan Penghubung Matangnga Bulo di Polman Tertutup Longsor
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Longsor menutup akses jalan penghubung antara Kecamatan Matangga dengan Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar), Rabu (14/12/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sudah tiga hari longsor menutup akses jalan penghubung antara Kecamatan Matangnga dengan Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar).

Longsor tersebut tepatnya berada di Dusun Pise, Desa Lilli, Kecamatan Matangnga, terjadi sejak Senin (12/12/2022) kemarin sore.

Hingga Rabu (14/12/2022), material longsor sepanjang 40 meter masih menutup bahu jalan, dengan ketinggian tiga meter.

Setelah hujan deras mengguyur daerah kawasan pegunungan tersebut selama tiga hari berturut-turut.

Material longsor itu berupa tanah, bebatuan, dan batang pohon yang ikut tumbang.

Akibatnya akses jalan dari Kecamatan Matangnga, menuju Kecamatan Bulo, dan Wonomulyo terputus.

Kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas, serta belum adanya alat berat di lokasi.

Kapolsek Matangnga, Ipda Burhan Umar mengatakan warga yang melintas harus berjibaku dengan material longsor.

Kendaraan roda dua seperti penjual ikan yang hendak menuju pusat Kecamatan Matangnga harus diangkat gotong royong.

"Diangkat melintasi material longsor dengan bantuan warga sekitar, kita utamakan para pedagang ikan," terang Burhan Umar saat dihubungi via telepon.

Dikatakan warga yang melewati material longsor tersebut harus berjalan kaki dengan kondisi licin dan berbahaya.

Besarnya material longsor, membuat warga sekitar kewalahan untuk membersihkan menggunakan alat seadanya.

Sehingga, kata Burhan dibutuhkan alat berat untuk mengevakuasi material longsor tersebut.

"Belum lagi di lokasi kejadian tidak ada sinyal jadi susah untuk koordinasi dengan pihak terkait," lanjutanya.

Burhan mengatakan dari koordinasi pihak pemerintah kecamatan, hari ini alat berat sudah menuju lokasi longsor.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved