Piala Dunia 2022
Argentina vs Meksiko, Profesionalisme atau Nasionalisme, Gerardo Martino Digelayuti Beban Mental
Pelatih timnas Meksiko, Gerardo Martino dihadapkan pada beban mental yang berat antara profesionalisme atau nasionalisme.
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/argentina-vs-meksiko-messi.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Pelatih tim nasional (timnas) Mexico, Gerardo Martino tengah dibekap dilema jelang duel melawan Argentina pada Minggu (27/11/2022) dini hari WITA.
Dikutip dari Reuters pada Sabtu (26/11/2022), Gerardo Martino harus memilih antara profesionalisme ataukah nasionalisme pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Meksiko.
Gerardo Martino jelas dituntut untuk bisa mengantarkan timnas Mexico meraih kemenangan di laga kontra Argetina.
Demi memastikan diri lolos ke fase berikutnya di Piala Dunia 2022
Saat ini, timnas Mexico masih menghuni tangga ke tiga dalam klasemen sementara Grup C Piala Dunia 2022.
Timnas Mexico mengantongi satu poin.
Baca juga: Profil Timnas Meksiko: Mampukah El Tri Melangkah Jauh ataukah Hanya Akan jadi Penggembira?
Baca juga: Piala Dunia 2022: Satu Grup dengan Meksiko, Lionel Scaloni: Berat, Tapi Tenang dan Nikmati
Ketika Gerardo Martino memilih profesionalisme, ia lantas diahadapkan pada kenyataan bahwa timnas Argentina adalah tanah kelahirannya.
Gerardo Martino pasti akan sangat dilema. Ia sejatinya juga pernah menukangi timnas Argentina pada periode Agustus 2014-Juli 2016.
Tidak hanya itu, Gerardo Martino juga pernah melatih kapten timnas Argentina saat ini, Lionel Messi, ketika bekerja di Barcelona pada Juli 2013-Juni 2014.
Uniknya, tempat kelahiran Gerardo Martino dan Messi identik, yakni Kota Rosario, Provinsi Santa Fe, Argentina.
Beban mental Gerardo Martino semakin terlihat berat karena timnas Argentina saat ini sedang di ujung tanduk.
Jika kalah dari timnas Meksiko asuhan Gerardo Martino, Argentina dipastikan akan tersingkir dari Piala Dunia 2022.
Meski begitu, Gerardo Martino memilih untuk bersikap profesional tak peduli lawan yang akan dia hadapi adalah negara kelahirannya.
"Apa yang akan Anda lakukan jika berada di posisi saya."
"Saya dapat memberi tahu Anda rumah sakit tempat saya dilahirkan, tahun kelahiran saya, atau menjelaskan kampung halaman saya di Argentina," kata Gerardo Martino.