PSM Makassar
Persaingan Gawang PSM Kompetitif, Bernardo Tavares: Pemain Harus Bekerja Keras
Persaingan di bawah mistar gawang PSm sangat kompetitif. bernardo Tavares menyarankan agar pemain fokus untuk bekerja keras.
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Reza-Arya-jadi-salah-satu-kiper-terbaik-Liga-1.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Persaingan di bawah mistar gawang PSM pada Liga 1 musim 2022/2023 begitu ketat.
Sejumlah nama-nama besar mengisi posisi kiper PSM, diantaranya adalah Reza Arya Pratama, Rivky Mokodompit, Harlan Suardi dan M Ardiansyah.
Akan tetapi, hanya Reza Arya Pratama yang sejauh ini begitu mendapat kepercayaan dari pelatih PSM, Bernardo Tavares.
Reza Arya Pratama terus menjadi pilihan utama bagi Bernardo Tavares untuk memperkuat mistar gawang PSM di berbagai lintas kompetisi.
Ia sukses memperkuat mistar gawang PSM karena sang kiper nemiliki kemampuan membaca bola, refleks dan penempatan posisi.
Berkat kemampuan apiknya, PSM baru kebobolan enam gol dari total sepuluh pertandingan di Liga 1 musim 2022/2023.
Baca juga: Bernardo Tavares Takut Performa PSM Turun Akibat Liga 1 Ditunda
Baca juga: Pelatih PSM Pesimistis Juara Liga 1, Bernardo Tavares: Jangan Kasih Kami Beban!
Reza Arya Pratama bahkan twlah mencatatkan 17 kali penyelamatan.
Lalu, ada nama Rivky Mokodompit. Ia adalah kiper senior di PSM.
Rivky Mokodompit pernah memperkuat klub kebanggan masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) dari 2017-2019.
Selama membela PSM, ia mencatatkan 92 penampilan diberbagai kompetisi. Bukukan 32 cleansheet dan kebobolan 100 gol.
Rivky Mokodompit berhasil membawa PSM finish di peringkat tiga di Liga 1 2017.
Bahkan pada musim 2018, ia nyaris mengantar PSM juara.
Sayang, PSM harus puas finish di peringkat kedua dikarenakan selisih satu poin dengan Persija Jakarta.
Kegagalan di tahun 2018 berhasil dibayar, setelah PSM juara Piala Indonesia 2019.
Setelah meninggalkan PSM, Rivky berlabuh ke Persebaya musim 2020/2021.
Lalu hijrah ke Dewa United musim 2021/2022.
Kini, Rivky Mokodompit kembali berkostum PSM. Namun, sampai saat ini kiper 34 tahun ini belum mendapatkan kesempatan bermain.
Hal sama juga dialami Harlan Suardi. Kiper 23 tahun ini juga belum mendapatkan menit bermain di bawah gawang PSM.
Harlan Suardi bergabung di PSM pada awal kompetisi musim ini.
Musim lalu Harlan Suardi memperkuat klub Liga 2, Persijap Jepara dan Persis Solo.
Harlan Suardi membela Persijap sepuluh pertandingan dengan mengoleksi 25 penyelamatan.
Sementara itu, M Ardiansyah salah satu kiper muda yang dimiliki PSM. Usianya baru 19 tahun.
Namun, M Ardiansyah belum pernah mendapatkan menit bermain bersama PSM.
M Ardiansyah masih berada di bawah bayang-bayang seniornya.
Akan tetapi, kemampuan yang dimiliki M Ardiansyah cukup bagus.
Ia memiliki refleks dan pembacaan bola yang baik. Sisa menit bermain dibutuhkan untuk pembuktian diri.
Bernardo Tavares selaku pelatih PSM turut angkat bicara terkait persaingan di posisi penjaga gawang PSM.
Bernardo Tavares menyampaikan, pemain yang bekerja keras di latihan akan mendapatkan kesempatan bermain.
Walau begitu, Bernardo Tavares masih belum bisa memastikan kapan, tapi ia menjamin kesempatan itu akan ada.
"Pada saat bekerja keras di latihan, akan mendapatkan kesempatan tersebut."
"Saya tidak bisa menjanjikan kapan, tapi akan mendapatkan kesempatan tersebut," kata Bernardo Tavares dikutip dari Tribun Timur.
Bernardo Tavares kemudian mencontohkan perjuangan Reza Arya Pratama hingga sampai pada tahap ini.
Reza, kata dia, butuh waktu beberapa tahun untuk dapat kesempatan bermain untuk mengawal gawang PSM.
Sebelumnya, dia berada di bawah bayang-bayang kiper lainnya yang ada di tim PSM sebelumnya.
"Contohnya Reza. Resa sudah ada beberapa tahun di tim ini, artinya Reza bekerja beberapa tahun untuk mendapatkan kesempatannya."
"Tahun ini dia baru dapatkan. Artinya tidak menutup kemungkinan kepada penjaga gawang lainnya pun akan mendapatkan kesempatan mereka selama bekerja keras," tukasnya.
(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)