PSM Makassar
Bernardo Tavares Takut Performa PSM Turun Akibat Liga 1 Ditunda
Bernardo Tavares selaku pelatih PSM mengaku khawatir performa skuad Juku Eja bakal menurun imbas dihentikannya Liga 1 2022/2023.
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pelatih-PSM-Bernardo-Tavares-ko.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Pelatih PSM, Bernardo Tavares khawatir performa Juku Eja menurun di tengah ketidakpastian Liga 1 musim 2022/2023.
Dikutip dari Tribun Timur pada Rabu (16/11/2022), Bernardo Tavares menilai latihan tanpa adanya kompetisi bakak berimbas pada mental dan fisik pemain.
Oleh sebab itu, sangat penting Federasi Sepakbola Indonesia atau PSSI sesegera mungkin menggulirkan kompetisi Liga 1 musim 2022/2023 yang terhenti.
"Kita perlu meningkat (performa tim), kalau memang diharapkan performa yang kemarin sama dengan performa pada saat liga berakhir kemarin."
"Tidak sama, kita harus meningkat banyak," kata Bernardo Tavares.
"Karena lain hal pada saat kita hanya latihan-latihan dan tidak ada pertandingan kompetitif," tuturnya.
Baca juga: Pelatih PSM Pesimistis Juara Liga 1, Bernardo Tavares: Jangan Kasih Kami Beban!
Baca juga: Kiprah PSM Bagus, Manajemen PSM Diminta Pagari Bernardo Tavares, Lagi Diincar Tim Lawan!
Bernardo Tavares menilai jika laga ujicoba ataupun laga persahabatan tidak bisa dijadikan sebagai patokan untuk mengukur perkembangan timnya selama sebulan berlatih tanpa kompetisi.
"Kalau friendly match tidak akan berlari sebanyak mereka (pemain) berlari di pertandingan kompetitif. Jadi kita perlu mengadakan pertandingan kompetitif," bebernya.
Sebelum Liga 1 musim 2022/2023 dihentikan imbas Tragedi Kanjuruhan, PSM menunjukkan performa gemilang.
PSM asuhan Bernardo Tavares menjadi satu-satunya tim yang belum merasakan kekalahan hingga memasuki pekan ke 11 Liga 1 musim 2022/2023.
Tercatat, PSM berhasil mengemas 22 poin dari enam kemenangan dan empat kali imbang.
Tidak hanya itu, PSM juga menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit yakni enam gol atau hanya beda satu gol dengan Persija Jakarta yang baru kebobolan lima gol.
(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)