Hari Farmasi Dunia

Hari Farmasi Dunia, IAI Mamuju Edukasi Kesehatan dan Senam Bersama

Kegiatan IAI Mamuju dimulai dengan senam pagi bersama serentak di seluruh Indonesia, diikuti 84 apoteker Mamuju, dan 300 orang perserta lainnya.

Penulis: Zuhaji | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Zuhaji
Pelepasan simbolis puncak peringatan World Pharmachist Day 2022 IAI Mamuju, di Anjungan Pantai Manakarra, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu (25/9/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Mamuju memperingati World Pharmachist Day (Hari Farmasi Dunia), Minggu (25/9/2022).

Kegiatan IAI Mamuju dimulai dengan senam pagi bersama serentak di seluruh Indonesia, diikuti 84 apoteker Mamuju, dan 300 orang perserta lainnya.

Selain itu, IAI juga berkerjasama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Sulawesi Barat (Sulbar), BP Jamsostek, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Mamuju.

Ketua IAI Mamuju, Hasmiaty mengungkapkan tujuan kegiatan tersebut yakni untuk mengedukasi masyarakat terkait penerapan pola hidup sehat.

"Utamanya untuk penyakit Tuberculosis (TB) Diabetes dan Diabetes Melitus (DM) agar bisa diantisipasi atau dicegah," jelasnya saat wawancara bersama TribunSulbar.com, di Anjungan Pantai Manakarra, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (25/9/2022).

"Kita juga tadi sudah melakukan pelepasan balon sebagai puncak hari apoteker dunia," tambah Hasmiaty.

Terdapat sejumlah stand kesehatan seperti tempat pemeriksaan gula darah IAI, pelayanan vaksinasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Binanga, dan stan konsultasi BPOM.

Di tempat yang sama, Ketua panitia pelaksana, Irfan mengatakan kegiatan tersebut dilakukan serentak 34 provinsi di Indonesia.

Hari Apoteker Sedunia atau World Pharmacists Day diperingati setiap 25 September.

"Tema kegiatan sendiri yaitu apoteker bersatu dalam aksi menuju dunia yang lebih sehat," kata Irfan.

Panitia menyiapkan sejumlah doorprize yang diundi bagi peserta senam yang hadir dengan hadiah utama tiga keping logam mulia.

"Itu dari pegadaian, terus ada juga 85 item unik dari BPOM, BRI beberapa, kipas angin, rice cooker, Laboratorium Klinik Prodia juga ada beberapa item," jelasnya.

Sejumlah mahasiswa dengan program studi farmasi seperti Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Andini dan STIKES Sintajaya turut hadir memeriahkan acara tersebut.

Tidak kalah seru, dalam kegiatan itu juga diadakan Talkshow Pengendalian Resistensi Anti Mikroba "Orang Bijak, Menggunakan Anti Mikroba secara Tepat" oleh Kepala BPOM Mamuju secara Live di YouTube Official TribunSulbar.com. (*)

Laporan Wartawan Tribunsulbar.com Zuhaji

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved